Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Kembang Goyang Keju, Gurih dan Renyah untuk Teman Ngemil

3 min read
Resep Kembang Goyang Keju, Gurih dan Renyah untuk Teman Ngemil
ilustrasi kembang goyang keju (pixabay.com/Heshidayat)

Kalau kamu suka camilan tradisional dengan rasa gurih, kembang goyang keju bisa jadi pilihan yang menarik untuk dibuat di rumah. Teksturnya yang renyah berpadu dengan aroma dan rasa keju sehingga membuat camilan ini terasa lebih kekinian. Proses pembuatannya juga tidak membutuhkan banyak bahan yang sulit ditemukan.

Kembang goyang biasanya dikenal sebagai camilan tradisional yang memiliki bentuk cantik menyerupai bunga. Pada versi ini, cita rasa gurih dari keju ditambahkan ke dalam adonan sehingga rasanya menjadi lebih kaya. Adonan perlu dibuat dengan kekentalan yang tepat agar bisa menempel pada cetakan dan terlepas dengan mudah saat digoreng. Dengan mengikuti setiap langkahnya, kamu bisa membuat kembang goyang keju yang renyah untuk camilan keluarga.

  1. Bahan Kembang Goyang Keju

    ilustrasi tepung beras
    ilustrasi tepung beras (pixabay.com/hewq)
    1. 150 gram tepung beras
    2. 50 gram tepung tapioka
    3. 50 gram keju cheddar, parut halus
    4. 2 butir telur
    5. 250 ml santan
    6. ½ sendok teh garam
    7. ½ sendok teh kaldu bubuk
    8. ¼ sendok teh merica bubuk
    9. 1 sendok makan wijen putih
    10. 1 sendok makan margarin, lelehkan
    11. Minyak goreng secukupnya

  2. Cara Membuat Kembang Goyang Keju

    ilustrasi membuat adonan
    ilustrasi membuat adonan (pixabay.com/katetsib)
    1. Adonan telur dan santan dicampurkan terlebih dahulu. Telur dikocok bersama santan, garam, kaldu bubuk, dan merica hingga tercampur rata.
    2. Tepung beras dan tepung tapioka dimasukkan secara bertahap. Adonan diaduk hingga tidak ada bagian tepung yang menggumpal dan teksturnya menjadi cukup encer.
    3. Keju parut, wijen, dan margarin leleh ditambahkan ke dalam adonan. Semuanya diaduk kembali sampai tercampur rata dan adonan siap digunakan untuk menggoreng.
    4. Minyak goreng dipanaskan dengan api sedang, kemudian cetakan kembang goyang ikut dipanaskan di dalam minyak. Cetakan perlu dipastikan sudah benar-benar panas agar adonan dapat menempel dengan baik.
    5. Cetakan panas dicelupkan ke dalam adonan, tapi bagian atas cetakan tidak perlu ikut terendam. Adonan kemudian segera dimasukkan ke dalam minyak panas sambil cetakan digoyang perlahan agar adonan terlepas.
    6. Kembang goyang digoreng hingga berwarna kuning keemasan dan teksturnya renyah. Setelah matang, kembang goyang diangkat lalu ditiriskan agar minyak berlebih dapat berkurang.
    7. Kembang goyang yang sudah dingin disimpan dalam wadah kedap udara. Camilan sebaiknya baru dimasukkan ke dalam wadah setelah benar-benar dingin agar kerenyahannya tetap terjaga.

  3. Tips Membuat Kembang Goyang Keju

    ilustrasi minyak goreng
    ilustrasi minyak goreng (pixabay.com/Hans)
    1. Pastikan cetakan benar-benar panas sebelum dicelupkan ke adonan. Cetakan yang kurang panas biasanya membuat adonan sulit menempel dan lebih mudah terlepas sebelum masuk ke minyak.
    2. Jangan mencelupkan seluruh bagian cetakan ke dalam adonan. Sisakan sedikit bagian atas cetakan agar adonan lebih mudah dilepaskan ketika digoreng.
    3. Gunakan api sedang saat menggoreng. Api yang terlalu besar dapat membuat kembang goyang cepat kecokelatan di luar, tapi bagian dalamnya belum cukup renyah.
    4. Biarkan kembang goyang benar-benar dingin sebelum disimpan. Wadah kedap udara dapat digunakan supaya camilan tidak mudah melempem dan tekstur renyahnya lebih lama bertahan.

    Setelah kembang goyang keju selesai dibuat, rasanya pasti lebih seru kalau camilan ini langsung disajikan bersama teh atau kopi hangat. Bentuknya yang cantik juga membuatnya cocok diletakkan di stoples camilan untuk menemani waktu santai di rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More