Pernah mencicipi kue bingka tapai dengan warna hijau yang cantik dan aroma pandan yang harum? Kalau kamu ingin membuatnya sendiri di rumah, resep kue bingka tapai hijau ini bisa dicoba untuk camilan keluarga. Perpaduan tapai singkong, santan, dan pandan membuat rasanya manis dan gurih, sekaligus memiliki aroma yang khas. Teksturnya yang lembut juga membuat kue tradisional ini cocok disajikan saat masih hangat atau setelah dingin.
Resep Kue Bingka Tapai Hijau, Camilan yang Lembut dan Legit

Take a Deeper Reads

Kue bingka tapai biasanya memiliki tekstur lembut dan sedikit padat dengan permukaan yang matang kecokelatan. Pada versi ini, warna hijau diperoleh dari perpaduan air pandan dan pasta pandan sehingga tampilannya lebih menarik tanpa menghilangkan cita rasa tapai. Proses pembuatannya cukup sederhana karena semua bahan dapat dicampurkan menjadi satu adonan sebelum dipanggang. Supaya hasilnya lembut dan tidak bantat, perhatikan takaran serta proses pengadukan adonan berikut ini.
Bahan Kue Bingka Tapai Hijau

ilustrasi tapai singkong (vecteezy.com/artoniumw) 250 gram tapai singkong
150 gram tepung terigu
150 gram gula pasir
3 butir telur
350 ml santan
50 ml air pandan
50 gram margarin, lelehkan
1 sendok makan tepung tapioka
½ sendok teh garam
½ sendok teh vanili bubuk
2–3 tetes pasta pandan
Cara Membuat Kue Bingka Tapai Hijau

ilustrasi membuat adonan (pixabay.com/julian_ikon) Tapai singkong dihaluskan terlebih dahulu menggunakan garpu hingga teksturnya lembut dan tidak menggumpal. Serat atau bagian tapai yang keras dibuang agar tekstur kue bingka menjadi lebih halus.
Telur dan gula pasir dikocok menggunakan whisk hingga gula larut dan tercampur rata. Santan, air pandan, serta pasta pandan kemudian dituangkan secara bertahap sambil terus diaduk perlahan.
Tepung terigu dan tepung tapioka diayak terlebih dahulu agar tidak terdapat gumpalan. Campuran tepung kemudian dimasukkan sedikit demi sedikit ke dalam adonan sambil diaduk hingga tercampur rata.
Tapai singkong yang sudah dihaluskan dimasukkan ke dalam adonan bersama garam dan vanili bubuk. Semua bahan kemudian diaduk perlahan sampai diperoleh adonan yang lembut dan berwarna hijau merata.
Margarin yang sudah dilelehkan dan didinginkan sebentar dituangkan ke dalam adonan. Campuran kemudian diaduk kembali hingga margarin benar-benar menyatu dan tidak terlihat mengambang di permukaan.
Loyang bingka diolesi margarin secara merata, kemudian adonan dituangkan ke dalamnya. Loyang diketukkan perlahan beberapa kali agar gelembung udara besar di dalam adonan dapat berkurang.
Adonan dipanggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 180 derajat Celsius selama sekitar 45–55 menit hingga matang dan bagian atasnya sedikit kecokelatan. Kue bingka kemudian dikeluarkan dari oven dan didiamkan hingga hangat sebelum dipotong agar teksturnya lebih set.
Tips Membuat

ilustrasi oven (pixabay.com/IdaT) Pilih tapai singkong yang matang, manis, dan tidak terlalu berair agar rasa tapai tetap terasa tanpa membuat adonan terlalu encer.
Air pandan sebaiknya dibuat dari daun pandan segar agar warnanya hijau dan aromanya lebih alami.
Pasta pandan cukup ditambahkan sedikit demi sedikit karena terlalu banyak pasta dapat membuat aroma pandan terasa terlalu kuat.
Jangan langsung memotong bingka ketika baru keluar dari oven karena teksturnya masih lembut dan mudah hancur.
Begitu dipanggang, aroma pandan dan tapai akan memenuhi dapur dan membuat camilan tradisional ini terasa semakin menggoda. Setelah bingka mulai hangat, potongan berwarna hijau dengan tekstur lembut ini bisa langsung disajikan di atas piring kecil untuk menemani secangkir teh atau kopi. Yuk, segera recook resep kue bingka tapai hijau ini di dapurmu!





















