Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Resep Pempek Isi Telur ala Anak Kos, Bahan Simpel dan Murah
ilustrasi pempek isi telur ala anak kos (pexels.com/Nunun Dy)

Siapa bilang membuat pempek isi telur harus mengeluarkan biaya mahal? Dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di warung terdekat, kamu sudah bisa menghadirkan camilan khas Palembang yang lezat. Resep ini cocok untuk anak kos yang ingin menikmati makanan enak tanpa menguras isi dompet. Selain hemat, proses pembuatannya juga cukup mudah diikuti oleh pemula.

Bayangkan menikmati pempek hangat dengan isian telur yang gurih dan tekstur kenyal yang memanjakan lidah setelah seharian beraktivitas. Rasanya tentu semakin nikmat jika disantap bersama kuah cuko yang segar dan sedikit pedas. Menariknya, semua bahan yang digunakan ramah di kantong sehingga cocok dijadikan ide camilan atau menu akhir bulan. Yuk, simak resep pempek isi telur ala anak kos berikut ini sampai selesai!

Bahan Pempek Isi Telur ala Anak Kos

ilustrasi tepung tapioka (pixabay.com/hewq)

Bahan pempek:

  1. 250 gram tepung tapioka

  2. 150 gram tepung terigu

  3. 300 ml air

  4. 2 siung bawang putih, haluskan

  5. 1 sendok teh garam

  6. ½ sendok teh kaldu bubuk

  7. 1 sendok makan minyak goreng

Bahan isian:

  1. 4 butir telur ayam

Bahan kuah cuko:

  1. 300 ml air

  2. 100 gram gula merah, sisir

  3. 2 siung bawang putih, haluskan

  4. 5 buah cabai rawit merah, haluskan

  5. 1 sendok makan asam jawa

  6. ½ sendok teh garam

Cara Membuat Pempek Isi Telur ala Anak Kos

ilustrasi mengaduk adonan di atas api (pexels.com/On Shot)

  1. Air terlebih dahulu dipanaskan bersama bawang putih halus, garam, dan kaldu bubuk hingga mendidih. Tepung terigu kemudian dimasukkan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga terbentuk adonan yang kental dan kalis.

  2. Adonan yang telah matang dibiarkan hingga hangat agar lebih mudah diolah. Tepung tapioka lalu ditambahkan secara bertahap dan diaduk perlahan sampai adonan terasa lembut serta tidak lengket berlebihan.

  3. Sebagian adonan kemudian diambil dan dibentuk menyerupai mangkuk kecil menggunakan tangan yang telah diolesi minyak. Bagian tengah adonan dibuat cukup dalam agar isian telur dapat ditampung dengan baik.

  4. Telur ayam dipecahkan satu per satu ke dalam wadah terpisah agar lebih mudah digunakan. Sedikit telur kemudian dimasukkan ke dalam adonan yang telah dibentuk, lalu bagian atasnya segera ditutup rapat agar isian tidak keluar.

  5. Air dalam panci besar dipanaskan hingga mendidih dan diberi sedikit minyak goreng. Pempek yang telah dibentuk kemudian dimasukkan dan direbus hingga mengapung sebagai tanda sudah matang sempurna.

  6. Kuah cuko dibuat dengan cara mencampurkan seluruh bahan cuko ke dalam panci. Campuran tersebut lalu dimasak hingga mendidih dan aroma bumbunya terasa harum serta menyatu.

  7. Pempek yang telah matang dapat langsung disajikan atau digoreng sebentar hingga bagian luarnya lebih renyah. Kuah cuko kemudian dituangkan ke dalam mangkuk saji agar dapat dinikmati bersama pempek hangat.

Tips Membuat

ilustrasi minyak panas (pixabay.com/Hans)

  1. Tepung tapioka sebaiknya ditambahkan saat adonan sudah hangat agar tekstur pempek tetap kenyal dan tidak keras.

  2. Adonan perlu ditutup rapat setelah diberi isian telur agar tidak bocor saat direbus.

  3. Minyak goreng dapat dioleskan pada tangan untuk memudahkan proses pembentukan pempek.

  4. Kuah cuko akan terasa lebih nikmat jika didiamkan terlebih dahulu selama beberapa jam sebelum disajikan.

Tidak perlu menunggu momen spesial untuk menikmati pempek isi telur yang lezat dan mengenyangkan. Saat kamu sudah berhasil mempraktikkan resep pempek isi telur ala anak kos, dapur kos pun mulai dipenuhi aroma gurih dan segarnya kuah cuko. Suasana makan sederhana pun bisa terasa jauh lebih istimewa dan menyenangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article