Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Smoothies Apel Hijau dan Bayam yang Segar untuk Sarapan

3 min read
Resep Smoothies Apel Hijau dan Bayam yang Segar untuk Sarapan
ilustrasi smoothies apel hijau dan bayam (unsplash.com/Jugoslocos)

Apel hijau gak cuma enak dimakan langsung atau hanya dijadikan salad buah. Rasa asam dan segarnya justru enak saat dicampur dengan pisang, susu, dan sedikit madu, lalu diminum dalam bentuk smoothies. Bayam pun bisa kamu tambahkan tanpa membuat minuman terasa seperti jus sayuran yang enek.

Perpaduan ini cocok buat sarapan kalau kamu ingin sesuatu yang praktis dan gak terlalu berat di pagi hari. Teksturnya bisa dibuat lebih kental dengan pisang beku atau lebih encer dengan menambahkan sedikit air. Yuk, siapkan bahan-bahannya dan coba praktikkan resep smoothies apel hijau dan bayam berikut ini!

  1. Bahan Smoothies Apel Hijau dan Bayam

    ilustrasi bahan smoothies apel hijau dan bayam
    ilustrasi bahan smoothies apel hijau dan bayam (vecteezy.com/maxskyohm27626627)
    1. 1 buah apel hijau

    2. 1 genggam bayam segar

    3. 1 buah pisang matang

    4. 150 ml susu cair

    5. 100 ml air

    6. 1 sdm madu

    7. ½ buah jeruk nipis

    8. es batu secukupnya

  2. Cara Membuat

    ilustrasi membuat smoothies apel hijau dan bayam
    ilustrasi membuat smoothies apel hijau dan bayam (unsplash.com/Jan Sedivy)
    1. Cuci apel dan bayam hingga bersih.

    2. Buang bagian tengah apel, lalu potong menjadi beberapa bagian. Kulit apel bisa tetap digunakan.

    3. Masukkan apel, bayam, pisang, susu, air, madu, dan perasan jeruk nipis ke dalam blender.

    4. Tambahkan es batu sesuai selera.

    5. Blender sampai semua bahan benar-benar halus. Cicipi rasanya.

    6. Tambahkan madu jika masih kurang manis atau sedikit air jika terlalu kental.

    7. Sajikan smoothies apel hijau dan bayam dengan menuang ke dalam gelas.

  3. Tips Membuat Smoothies Apel Hijau dan Bayam

    ilustrasi smoothies apel hijau dan bayam
    ilustrasi smoothies apel hijau dan bayam (unsplash.com/Christina Rumpf)
    1. Pilih apel yang rasanya segar, bukan yang terlalu kecut. Apel hijau memang punya rasa asam, tetapi kalau terlalu tajam, rasa tersebut bisa mendominasi smoothies. Apel Granny Smith yang sangat asam, misalnya, bisa dipadukan dengan pisang yang lebih matang untuk menyeimbangkan rasanya.

    2. Pisang yang sudah berbintik justru bagus digunakan sebagai campuran smoothies. Pisang matang punya rasa manis yang lebih kuat sehingga smoothies gak perlu terlalu banyak tambahan madu. Teksturnya juga lebih mudah menyatu dengan bahan lain.

    3. Baby spinach bisa jadi pilihan jika kamu gak terlalu suka rasa sayuran. Daunnya lebih lembut dan rasanya cenderung gak sekuat sayuran berdaun yang sudah tua. Bayam biasa juga tetap bisa digunakan selama bagian yang dipilih masih segar.

    4. Susu full cream cocok untuk rasa yang lebih creamy. Kalau ingin rasa susu yang lebih netral, susu rendah lemak bisa dipakai. Susu kedelai atau susu oat juga bisa menjadi alternatif kalau ingin mengganti susu sapi.

    5. Jeruk nipis cukup digunakan sedikit. Fungsinya lebih untuk memberi rasa segar daripada membuat smoothies terasa asam. Kalau apel yang digunakan sudah cukup kecut, jumlah jeruk nipis bisa dikurangi.

    6. Tambahkan topping jika ingin disajikan seperti menu sarapan di kafe. Irisan pisang, potongan apel, granola, atau biji chia bisa diletakkan di atas smoothies. Gunakan secukupnya agar tekstur minuman tetap nyaman disantap.

    Smoothies apel hijau dan bayam bisa dibuat dengan rasa yang berbeda-beda hanya dari jenis apel dan pisang yang digunakan. Buat yang suka rasa segar, apel bisa dibuat lebih dominan, sedangkan pisang bisa ditambahkan kalau ingin rasa yang lebih manis dan tekstur yang pekat. Kalau harus memilih topping, kamu bakal pilih granola, potongan buah, atau cukup diminum begitu saja?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More