Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Bahan Tambahan yang Bikin Tekstur Smoothies Lebih Creamy

ilustrasi smoothie
ilustrasi smoothie (unsplash.com/Fanny Gustafsson)

Tekstur creamy menjadi salah satu kunci agar smoothies terasa nikmat saat diminum. Kekentalan yang pas membuat rasa buah lebih menyatu dan tidak terasa encer di mulut. Oleh karena itu, pemilihan bahan tambahan perlu disesuaikan dengan tekstur smoothies yang ingin dihasilkan.

Bahan tambahan sebaiknya memberi tekstur lembut tanpa menutup rasa utama buah. Perpaduan yang tepat membuat smoothies terasa halus, mudah diminum, dan tetap segar. Berikut beberapa bahan tambahan yang bisa membantu menghasilkan smoothies dengan tekstur lebih creamy.

1. Pisang matang

ilustrasi buah pisang
ilustrasi buah pisang (unsplash.com/Anastasia Eremina)

Pisang matang punya tekstur lembut yang mudah hancur saat diblender. Daging buahnya menyatu dengan cairan, sehingga smoothies menjadi lebih kental tanpa perlu tambahan krim. Rasa manis alaminya juga membantu menyeimbangkan rasa buah lain.

Saat diblender, pisang akan memberi efek creamy yang halus dan tidak berbutir. Pilih pisang dengan kulit berbintik cokelat agar teksturnya benar-benar lembut. Hasil akhirnya membuat smoothies terasa lebih padat dan rasa yang nikmat.

2. Yoghurt plain

ilustrasi yoghurt
ilustrasi yoghurt (Freepik.com/freepik)

Yoghurt plain memberikan tekstur kental dengan rasa asam ringan yang menyegarkan. Bahan ini membantu smoothies terasa lebih lembut sekaligus memberi sensasi dingin yang nyaman. Teksturnya menyatu baik dengan buah maupun isian yang lain.

Gunakan yoghurt tanpa tambahan rasa agar tidak menutupi karakter buah. Saat diblender, yoghurt akan memberi hasil yang halus dan creamy. Smoothies pun terasa lebih segar dengan tekstur lembut.

3. Alpukat

ilustrasi alpukat
ilustrasi alpukat (unsplash.com/Gil Ndjouwou)

Alpukat punya tekstur yang lembut dan kaya. Saat diblender, daging buahnya memberi kekentalan alami tanpa rasa yang terlalu dominan. Hal ini membuat alpukat cocok dipadukan dengan berbagai jenis buah.

Alpukat membantu menciptakan tekstur yang halus dan padat. Smoothies terasa lebih mengenyangkan dengan sensasi lembut di mulut. Warna hijau pucatnya juga memberi tampilan yang menarik.

4. Susu nabati kental

ilustrasi susu oat
ilustrasi susu oat (unsplash.com/Nikolai Chernichenko)

Susu nabati, seperti susu almon atau oat versi kental, membantu menghasilkan tekstur lebih creamy. Cairan ini memberi kelembutan tanpa membuat smoothies terasa berat. Rasa netralnya mendukung rasa buah tetap menonjol.

Takaran susu bisa disesuaikan agar kekentalan tetap terjaga. Saat diblender, susu nabati membantu semua bahan tercampur merata. Hasilnya, smoothies terasa halus dan mudah diminum.

5. Selai kacang

ilustrasi selai kacang
ilustrasi selai kacang (unsplash.com/Maryam Sicard)

Selai kacang memberi tekstur kental dengan rasa gurih yang lembut. Bahan ini menyatu dengan buah dan cairan, sehingga menghasilkan smoothies yang lebih creamy. Aromanya juga menambah kedalaman rasa.

Gunakan selai kacang tanpa tambahan gula agar rasanya tidak membuat enek. Takaran kecil sudah cukup memberi efek kental. Smoothies pun terasa lembut dengan karakter rasa yang lebih kaya.

Tekstur creamy pada smoothies dapat diperoleh dari bahan tambahan yang tepat. Setiap bahan memberi kekentalan dengan karakter rasa yang berbeda namun tetap saling melengkapi. Dengan perpaduan yang sesuai, smoothies terasa lebih halus, nikmat, dan nyaman diminum kapan saja.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Chui Kao So ala Luvita Ho untuk Camilan Perayaan Imlek

03 Feb 2026, 15:20 WIBFood