5 Tips Bikin Saus Tiram Rumahan yang Gurih dan Mantap

- Pilih tiram segar atau kering berkualitas untuk hasil saus yang mantap
- Bereksperimen dengan bumbu untuk menemukan rasa yang cocok di lidahmu
- Gunakan teknik memasak yang tepat dan tambahkan tepung untuk kekentalan pas
Kalau kamu doyan masak, pasti gak asing sama yang namanya saus tiram. Saus ini adalah andalan untuk bikin tumisan jadi lebih sedap, gurih, dan beraroma khas. Namun, tahu gak sih, ternyata bikin saus tiram sendiri di rumah itu bisa banget, lho! Malah kalau bikin sendiri, kamu bisa atur rasanya sesuai selera, lebih hemat, dan pastinya lebih sehat karena tanpa bahan pengawet berlebihan.
Nah, kalau kamu penasaran gimana caranya bikin saus tiram rumahan yang gak kalah enak dari versi pabrikan, simak tips-tips berikut ini. Siapa tahu nanti kamu jadi ketagihan bikin sendiri ketimbang beli.
1. Pilih tiram segar atau kering berkualitas

Bahan utama saus tiram jelas harus tiram. Nah, biar hasil sausnya mantap, pilih tiram yang benar-benar segar. Tiram segar biasanya punya aroma laut yang khas, daging kenyal, dan gak terlalu amis. Kalau agak sulit cari tiram segar, kamu bisa pakai tiram kering (dried oyster) yang banyak dijual di toko bahan makanan.
Kelebihan pakai tiram segar adalah rasa saus lebih “fresh” dan alami. Di sisi lain, tiram kering punya keunggulan dari segi kepraktisan dan aroma yang lebih kuat. Intinya, pastikan bahan utama ini gak abal-abal supaya saus yang kamu hasilkan juga berkualitas.
2. Jangan takut bereksperimen dengan bumbu

Saus tiram versi pabrik biasanya sudah punya formula standar: manis, gurih, dan sedikit asin. Kalau bikin sendiri, kamu bisa lebih fleksibel. Misalnya, mau lebih gurih tinggal tambahkan kaldu ayam atau jamur. Kalau suka rasa manis, kasih sedikit gula aren atau madu.
Bahan pelengkap lain yang biasanya dipakai antara lain: bawang putih cincang, kecap asin, saus ikan, atau bahkan kecap manis. Yang penting, jangan terlalu banyak menambahkan garam karena saus ini memang terkenal asin-gurih. Intinya, mainkan rasa sampai menemukan komposisi yang cocok di lidahmu.
3. Gunakan teknik memasak yang tepat

Mau pakai tiram segar atau kering, keduanya perlu dimasak dengan teknik yang benar. Biasanya, tiram dan air dingin dimasukkan ke dalam panci, lalu nyalakan kompor dengan api kecil. Cara ini berguna untuk mengeluarkan sarinya. Air rebusan tiram inilah yang jadi dasar kaldu gurih saus tiram.
Setelah itu, sari tiram dicampur dengan bumbu pelengkap lalu dimasak dengan api kecil agar rasanya menyatu sempurna. Kalau langsung dimasak pakai api besar, saus bisa cepat gosong dan rasanya jadi pahit. Jadi, sabar itu kunci kalau mau bikin saus tiram homemade yang sempurna.
4. Tambahkan tepung untuk kekentalan pas

Kalau kamu perhatikan, saus tiram kemasan punya tekstur kental dan glossy. Nah, kalau bikin sendiri, jangan heran kalau saus awalnya cair. Supaya lebih kental, tambahkan sedikit larutan tepung maizena atau tepung tapioka. Masukkan pelan-pelan sambil terus diaduk, jangan langsung menambahkan banyak tepung biar gak menggumpal.
Selain bikin saus lebih menarik, kekentalan ini juga bikin saus lebih mudah menempel ke bahan masakan. Saat ditumis, saus akan menyelimuti bahan dengan lebih merata. Hasilnya, sayur atau daging yang kamu masak bakal lebih meresap rasa gurihnya.
5. Simpan dengan cara yang benar

Karena ini buatan rumahan tanpa pengawet, umur simpan saus tiram jelas lebih pendek dibanding versi pabrikan. Agar lebih tahan lama, simpan saus tiram di wadah kaca yang bersih dan kedap udara. Taruh di kulkas supaya lebih awet, biasanya bisa bertahan sekitar 1–2 minggu.
Kalau mau stok lebih lama, kamu bisa simpan saus dalam bentuk frozen. Tinggal taruh di wadah kecil atau ice cube tray, jadi tiap kali mau masak bisa ambil secukupnya saja. Praktis banget, kan?
Bikin saus tiram rumahan itu ternyata gampang banget asal tahu triknya. Mulai dari memilih bahan tiram berkualitas, racik bumbu sesuai selera, sampai simpan dengan benar biar awet. Bonusnya, kamu bisa mendapatkan saus yang lebih sehat, bebas bahan tambahan berlebihan, dan tentunya lebih ramah di kantong.