TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

10 Manfaat Selada Merah bagi Kesehatan, Kamu Doyan Gak?

Tak kalah bermanfaat dari sayuran lain

ilustrasi selada daun merah (unsplash.com/Ilona Frey)

Selada daun merah atau selada merah adalah bagian sayur berdaun dari keluarga Asteraceae. Sayuran ini merupakan salah satu selada yang paling umum ditanam. Warnanya yang cerah adalah berkat adanya pigmen antosianin.

Selada merah punya tekstur renyah dan sedikit manis, tetapi bisa pahit bila daunnya telah matang. Biasanya sayuran ini mewarnai salad, dijadikan garnish, pembungkus lauk (wrap), atau roti lapis. Kandungan nutrisi selada merah yang melimpah tentu memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Apa saja?

1. Menghidrasi tubuh

Dilansir HealthifyMe, menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting karena banyak alasan. Ini membantu mengatur suhu tubuh, melumasi sendi, mencegah infeksi, dan meningkatkan fungsi organ.

Selain itu, tubuh yang terhidrasi membantu mengantarkan nutrisi ke berbagai bagian tubuh kita, meningkatkan pencernaan, meningkatkan fungsi otak, mencegah batu ginjal dan menjaga kesehatan jantung. Nah, selada kaya akan kandungan air dan membantu memainkan peran penting dalam menjaga tubuh tetap terhidrasi.

2. Antioksidan yang kuat

ilustrasi selada merah dalam semangkuk salad (pixabay.com/Bernadette Wurzinger)

Selada daun merah menawarkan sejumlah antioksidan, yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Adanya terlalu banyak radikal bebas dalam tubuh dapat meningkatkan kemungkinan penyakit tertentu.

Selada daun merah kaya akan antioksidan beta-karoten, yang merupakan pigmen karotenoid yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Asupan beta-karoten secara cukup dalapat meningkatkan penglihatan dan mengurangi risiko degenerasi makula, suatu kondisi yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, dilansir Healthline.

Terlebih, selada merah mendapatkan warna ungu kemerahan dari antosianin, sekelompok antioksidan flavonoid.

Pola maka yang padat antosianin dapat membantu melawan peradangan dan terkait dengan perbaikan faktor risiko penyakit jantung, seperti high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik dan low-density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat.

Selain itu, selada merah juga merupakan sumber vitamin C yang baik, jenis antioksidan lainnya. Memenuhi kebutuhan vitamin ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker tertentu.

Baca Juga: 7 Manfaat Minum Susu Campur Madu, Ampuh Tingkatkan Stamina

3. Baik untuk jantung

Selada daun merah diketahui kaya akan magnesium dan kalium. Karenanya, mengonsumsinya dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Menurut studi dalam Clinical Kidney Journal tahun 2012, kalium dan magnesium membantu menjaga detak jantung yang sehat.

Kekurangan dua jenis mineral tersebut telah dikaitkan dengan beberapa gangguan yang berhubungan dengan jantung, seperti tekanan darah tinggi, gagal jantung, dan penyakit jantung koroner.

4. Menyehatkan mata

ilustrasi selada merah (pexels.com/olia danilevich)

Selada daun merah kaya akan vitamin A. Vitamin A sangat penting untuk melindungi mata dan menjaga kesehatannya. Ketika cahaya memasuki mata, itu akan diubah menjadi sinyal listrik, kemudian dikirim ke otak. Setelah proses ini, otak memahami gambar.

Nah, vitamin A memainkan peran penting dalam mengubah cahaya menjadi sinyal listrik. Sesuai penelitian, vitamin A sangat membantu dalam mencegah rabun senja. Penelitian lain menemukan bahwa asupan vitamin A yang cukup dapat membantu mencegah penurunan penglihatan yang cepat selama usia tua.

5. Mengandung vitamin K

Selada daun merah juga merupakan sumber vitamin K yang baik. Vitamin K sangat penting untuk pembekuan darah. Tanpanya, risiko pendarahan yang tidak terkontrol akan meningkat.

Vitamin K juga penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang. Asupannya yang memadai dapat melindungi tubuh dari osteoporosis dan patah tulang.

Meskipun individu yang menggunakan obat pengencer darah tertentu mungkin perlu mengatur asupan vitamin K mereka, tetapi kebanyakan orang dapat meningkatkan asupannya dengan mudah.

Baca Juga: 7 Manfaat Biotin untuk Kesehatan Tubuh, Jaga Asupannya ya!

6. Menurunkan tekanan darah

ilustrasi cek tekanan darah (pennmedicine.org)

Kondisi hipertensi menyebabkan jantung bekerja lebih keras dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Studi dalam jurnal Advances in Nutrition tahun 2013 menunjukkan bahwa diet kaya akan kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Kandungan kalium yang terdapat dalam selada merah tampaknya dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi efek natrium, serta membantu melebarkan pembuluh darah, merujuk laporan dalam jurnal Current Hypertension Reports tahun 2011.

Meningkatkan asupan selada daun merah bersama dengan makanan tinggi kalium lainnya, misalnya alpukat dan polong-polongan, dapat membantu menjaga tekanan darah dalam kisaran sehat.

7. Membantu menurukan berat badan

Selada daun merah dapat bermanfaat bagi perjalanan penurunan berat badan karena berbagai alasan. Sebagai permulaan, selada daun merah rendah kalori. Makanan rendah kalori mengurangi asupan kalori dan, pada gilirannya, menghasilkan penurunan berat badan.

Pada saat yang sama, kandungan serat dalam selada daun merah tinggi. Berdasarkan penelitian, serat membantu tubuh merasa kenyang yang akhirnya mengurangi asupan kalori.

Selain itu, selada juga memiliki kandungan air yang tinggi. Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan kadar air dalam makanan dapat bermanfaat dalam menurunkan berat badan.

8. Menurunkan risiko gout

ilustrasi asam urat (hss.edu)

Dilansir Health Benefit Times, vitamin C dapat membantu mengurangi risiko gout, yaitu jenis radang sendi yang terjadi ketika kadar asam urat ekstra dalam tubuh membentuk kristal di persendian. Jika terjadi, persendian yang terdampak, biasanya jempol kaki, menjadi kaku, meradang, dan menyakitkan.

Sayuran yang kaya akan vitamin C, seperti selada merah, dapat membantu menurunkan risiko gout. Penelitian terhadap 40 orang yang mengonsumsi 1.500 mg vitamin C per hari risikonya berkurang hampir 50 persen untuk terkena gout.

9. Membantu perawatan anemia

Selada daun merah juga memiliki jumlah vitamin B6 yang cukup besar. Vitamin B6 meningkatkan produksi hemoglobin, yang mana ini dapat membantu mengobati anemia. Vitamin B6 dapat memperbaiki anemia bahkan jika tubuh tidak responsif terhadap zat besi.

Sebuah studi terhadap 56 ibu hamil (yang tidak responsif terhadap zat besi) dalam European Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa setidaknya asupan 75 mg vitamin B6 secara signifikan mengurangi gejala anemia.

Baca Juga: 7 Manfaat Mangga untuk Ibu Hamil, Bantu Perkembangan Janin

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya