TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Fakta Unik Palo Santo, Pohon untuk Aromaterapi

Ada yang pernah mencium aroma palo santo?

Pexels/Anna Shvet

Pernahkah kamu mencium aroma dari palo santo (Bursera graveolens)? Palo santo adalah pohon asli Peru, Ekuador yang tumbuh di pantai Amerika Selatan. Pohon ini tumbuh di hutan tropis kering dan menghasilkan getah atau resin yang sangat harum.

Dalam bahasa Spanyol, palo santo memiliki arti “kayu suci”. Selama ribuan tahun, pohon tersebut telah digunakan untuk tujuan pengobatan, terutama untuk mengobati rasa sakit dan stres. Wewangian ini juga dipercaya untuk membersihkan energi negatif.

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai “kayu suci” ini, yuk, langsung saja simak 5 faktanya berikut ini.

1. Tersedia dalam berbagai bentuk yaitu kayu, resin, dan minyaknya

Pixabay/Alexandre C. Fukugava

Kayu pohon palo santo bisa diolah ke dalam bentuk batangan, serpihan, hingga bubuk. Bagian-bagian tersebut diambil dari cabang pohon tanpa bahan tambahan.

Tak hanya itu, kayu palo santo mengandung resin yang aromatik dan dapat diekstraksi serta digunakan secara terpisah. Sedangkan, minyak esensial palo santo dapat diambil dari kayu dan buahnya.

2. Memiliki banyak manfaat, termasuk mengusir nyamuk hingga pengobatan

Unsplash/Chris Rosiak
  • Mengusir nyamuk. Secara tradisional, palo santo banyak digunakan untuk mengusir nyamuk dan mencegah semut, rayap, dan lalat. Menurut sebuah studi dalam jurnal Natural Product Communications tahun 2012, minyak atsiri palo santo terutama terdiri dari limonene yang merupakan zat dengan sifat insektisida, sehingga digunakan sebagai pengusir serangga alami. Namun, diperlukan penelitian lebih banyak mengenai manfaat ini.
  • Mengurangi rasa sakit. Banyak yang menggunakan palo santo untuk mengobati berbagai jenis nyeri, termasuk radang sendi, sakit kepala, dan sakit tenggorokan. Menurut sebuah studi dalam The Journal of Molecular Sciences tahun 2017, zat limonene memiliki sifat analgesik (pereda nyeri) dan anti-inflamasi. Namun, diperlukan juga penelitian lebih banyak terhadap manfaat yang satu ini.
  • Relaksasi. Banyak orang menganggap aroma palo santo menenangkan, sehingga biasanya digunakan untuk meredakan stres. Studi hewan dalam Pharmacol Biochem Behav tahun 2013, limonene yang dihirup menunjukkan sifat anti-stres dan anti-kecemasan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Sabun Aroma Bunga, Wanginya Nyegerin Banget!

3. Kegunaannya tergantung pada bentuknya dan bisa digunakan dengan berbagai cara

Freepik.com/pvproductions

Minyak palo santo dapat dihirup sebagai aromaterapi pada saat melakukan yoga atau meditasi. Tak hanya itu, minyak tersebut juga bisa dioleskan ke kulit yang biasanya digunakan untuk mengobati nyeri.

Untuk penggunaan kayu biasanya dibakar sebagai dupa. Saat terbakar, ia menghasilkan asap aromatik ke. Bentuk serpihan dan bubuk juga digunakan dengan cara yang sama.

Untuk resin biasanya digunakan sebagai kemenyan. Resin tersebut ditempatkan di atas cakram arang yang dipanaskan dalam pembakar resin yang melepaskan aroma.

4. Berkemungkinan bisa menimbulkan efek samping

Unsplash/Christin Hume

Palo santo tidak memiliki efek samping utama. Namun, penting untuk berhati-hati jika menimbulkan iritasi pada minyak, masalah paru-paru atau pernapasan saat membakar, dan hindari penggunaan minyak palo santo dan dupa saat sedang hamil atau menyusui.

Baca Juga: 6 Aromaterapi yang Bisa Meningkatkan Konsentrasimu saat Belajar

Verified Writer

Ninda F

დ IG: nndf_pr დ

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya