gambar seorang perempuan sedang menghirup udara segar (unsplash.com/Eli DeFaria)
Mabuk perjalanan umumnya memang bukan kondisi yang serius, tetapi tetap saja kondisi ini sangat gak nyaman. Terutama saat mudik atau arus balik, di mana kita terpaksa terjebak di dalam kendaraan dalam waktu cukup lama. Lalu pertanyaannya, kapan mabuk perjalanan akan hilang?
Dilansir Healthify, gejala mabuk perjalanan biasanya akan mulai membaik gak lama setelah kamu keluar dari kendaraan dan menghirup udara segar. Namun semakin parah mabuk perjalanan atau semakin lama perjalanan yang kamu tempuh, maka gejalanya juga akan berlangsung lebih lama. Untuk perjalanan panjang, gejala mabuk biasanya akan membaik setelah 1-2 hari istirahat.
Mabuk perjalanan memang gak enak, apalagi kalau pas mudik Lebaran. Keringetan, pusing, mual, bahkan gak sedikit yang akhirnya muntah-muntah. Kabar baiknya, mabuk perjalanan termasuk kondisi yang mudah pulih. Setelah pemicunya hilang, kondisi kamu juga akan membaik dalam waktu singkat. Terakhir, jangan lupa konsumsi obat pereda mabuk perjalanan seperti antihistamin setidaknya 30-60 menit sebelum perjalanan dimulai. Dijamin, mudik akan terasa lebih nyaman!
Referensi
“Motion Sickness: Causes, Remedies, and Symptoms.” Medical News Today. Diakses pada Maret 2026.
“Motion Sickness: What It Is, Causes, Symptoms & Treatment.” Cleveland Clinic Health. Diakses pada Maret 2026.
“Motion Sickness: First Aid.” Mayo Clinic. Diakses pada Maret 2026.
“Motion Sickness.” Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Yellow Book. Diakses pada Maret 2026.
“Motion Sickness Causes.” GoodRx. Diakses pada Maret 2026.
“Motion Sickness.” Healthify New Zealand. Diakses pada Maret 2026.