Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa yang Harus Dilakukan saat Mabuk Perjalanan?

Apa yang Harus Dilakukan saat Mabuk Perjalanan?
ilustrasi pria mabuk perjalanan (freepik.com/diana.grytsku)

Mudik menjadi tradisi banyak orang setiap kali momen Lebaran tiba. Ngomongin soal mudik, banyak orang sebetulnya gak bermasalah kalau harus menempuh perjalanan jauh agar bisa sampai ke kampung halaman dan bertemu keluarga tersayang. Namun, yang bikin momen ini jadi berat kadang mabuk perjalanan yang kita rasakan selama mudik.

Mabuk perjalanan terjadi ketika seseorang melakukan perjalanan dengan transportasi, baik itu darat, laut, maupun udara. Meski mabuk perjalanan bukan kondisi serius, sejumlah gejala yang muncul bisa jadi sangat menyiksa. Lantas, apa yang harus dilakukan saat mabuk perjalanan? Berikut jawabannya!

1. Mabuk perjalanan terjadi karena otak kebingungan

ilustrasi seorang penumpang menatap ke luar jendela
ilustrasi seorang penumpang menatap ke luar jendela (unsplash.com/yufei)

Banyak orang sering mengalami mabuk perjalanan, tetapi hanya sedikit yang tahu penyebabnya. Menariknya, meski sebagian besar gejala mabuk perjalanan dirasakan di perut, penyebabnya justru gak berasal dari sana. Dilansir Medical News Today, mabuk perjalanan terjadi ketika sistem saraf pusat menerima pesan yang berbeda dari sistem sensorik.

Jadi, ketika kita mudik dengan menggunakan kapal, misalnya, mata kita menyaksikan pemandangan yang sama sepanjang waktu. Ini membuat kita seolah-olah gak bergerak sama sekali. Di sisi lain, telinga kita menangkap suara naik turun atau berbelok yang justru menunjukkan bahwa kita bergerak. Pesan yang berbeda ini membuat otak kebingungan dan memicu terjadinya mabuk perjalanan atau mabuk gerak (motion sickness).

2. Sebagian besar gejala mabuk perjalanan bersifat ringan

ilustrasi penumpang mabuk perjalanan
ilustrasi penumpang mabuk perjalanan (freepik.com/Drazen Zigic)

Mabuk perjalanan sebetulnya bukanlah kondisi yang serius. Namun, bagi mereka yang pernah merasakannya, gejala mabuk perjalanan bisa jadi sangat menyiksa. Dilansir Cleveland Clinic, mabuk perjalanan sendiri memiliki beberapa gejala yang cukup jelas. Biasanya diawali dengan perasaan gak nyaman, merasa gak enak badan, dan sakit kepala.

Selain itu, mabuk perjalanan juga bisa menyebabkan gejala serius, seperti mual, muntah, muka pucat, hingga napas yang terasa cepat, berkeringat terutama keringat dingin, hingga produksi air liur yang lebih banyak dari biasanya. Gejala mabuk perjalanan kebanyakan muncul jika seseorang berada terlalu lama di dalam kendaraan, terutama kendaraan ber-AC. Gak jarang, gejalanya muncul hanya beberapa menit setelah perjalanan dimulai.

3. Apa yang harus dilakukan saat mabuk perjalanan?

ilustrasi minuman jahe hangat
ilustrasi minuman jahe hangat (freepik.com/jcomp)

Berbagai gejala mabuk perjalanan biasanya akan membaik segera setelah kamu keluar dari kendaraan dan menghirup udara segar. Namun, untuk kasus mabuk perjalanan yang parah, dengan gejala muntah, udara segar jelas gak cukup. Dilansir Mayo Clinic, ada beberapa cara untuk meredakan mabuk perjalanan.

Pertama, jika kamu sedang dalam kendaraan dan gak bisa berhenti, seperti mobil, melihat cakrawala di kejauhan akan membantu. Mungkin kedengarannya aneh, tetapi pemandangan cakrawala di kejauhan dapat membantu memberitahu mata bahwa kamu sedang bergerak. Dengan begitu, mata akan mengirimkan pesan yang sinkron ke otak. Cara lainnya yang bisa membantu dengan mengunyah permen karet.

Namun, jika kamu bisa berhenti sebentar, kamu mungkin bisa membeli minuman hangat yang mengandung jahe untuk meredakan mual. Terakhir, kamu juga bisa mengonsumsi obat antihistamin 30–60 menit sebelum memulai perjalanan. Sayangnya, obat seperti ini dapat menyebabkan rasa kantuk sehingga gak aman diminum untuk mereka yang membawa kendaraan.

Mengalami mabuk perjalanan memang gak enak, apalagi kalau kondisi tersebut terjadi saat mudik atau arus balik. Buat yang sering mengalami kondisi yang sama, kamu bisa banget mencoba beberapa cara di atas. Namun, jika gejala yang muncul sudah terasa parah, jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter atau klinik terdekat, ya!

Referensi
“Motion Sickness”. CDC Yellow Book. Diakses pada Maret 2026.
“Motion sickness: First aid”. Mayo Clinic. Diakses pada Maret 2026.
“Motion Sickness”. Cleveland Clinic. Diakses pada Maret 2026.
“What's to know about motion sickness?”. Medical News Today. Diakses pada Maret 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Health

See More

5 Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Mudik yang Jarang Dibahas

21 Mar 2026, 06:24 WIBHealth