Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Ampuh Atasi Mabuk Perjalanan dengan Jahe, Nyaman saat Mudik!

5 Cara Ampuh Atasi Mabuk Perjalanan dengan Jahe, Nyaman saat Mudik!
ilustrasi jahe untuk wedang jahe rempah (freepik.com/jcomp)

5. Menghirup aroma jahe

ilustrasi minyak esensial jahe
ilustrasi minyak esensial jahe (freepik.com/freepik)

Tidak hanya dikonsumsi, aroma jahe juga bisa membantu meredakan mabuk perjalanan. Aroma khas dari jahe memiliki efek menenangkan yang dapat membantu mengurangi rasa mual dan pusing. Kamu bisa membawa minyak esensial jahe atau jahe segar yang diiris tipis.

Ketika rasa tidak nyaman mulai muncul, kamu bisa menghirup aroma jahe secara perlahan. Cara ini dapat membantu tubuh menjadi lebih santai sekaligus meredakan ketegangan yang memicu rasa mual. Metode ini juga menjadi pilihan tepat bagi orang yang tidak ingin mengonsumsi jahe secara langsung.

Dengan memanfaatkan jahe, kamu bisa mengatasi mabuk perjalanan secara alami tanpa perlu bergantung pada obat-obatan. Cara-cara sederhana ini bisa membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan tetap menyenangkan. Jadi, jangan ragu menyiapkan jahe sebelum bepergian agar perjalananmu tetap lancar tanpa gangguan mual.

1. Minum air jahe hangat sebelum berangkat

ilustrasi air jahe hangat
ilustrasi air jahe hangat (freepik.com/jcomp)

Mengonsumsi air jahe hangat sebelum memulai perjalanan bisa membantu tubuh beradaptasi lebih baik terhadap perubahan gerak. Jahe dikenal memiliki kandungan alami yang mampu meredakan rasa mual dan menenangkan sistem pencernaan. Dengan kondisi perut yang lebih stabil, risiko mabuk perjalanan pun bisa berkurang.

Kamu dapat menyiapkannya dengan cara praktis, yakni merebus potongan jahe segar hingga airnya mengeluarkan aroma harum. Tambahkan sedikit madu supaya rasanya lebih enak dan tidak terlalu tajam di lidah. Konsumsi secara perlahan sebelum berangkat agar manfaatnya dapat bekerja dengan lebih maksimal.

2. Mengunyah potongan jahe segar

ilustrasi potongan jahe
ilustrasi potongan jahe (freepik.com/freepik)

Alternatif mudah yang bisa dilakukan adalah mengunyah potongan kecil jahe segar selama perjalanan. Cara ini dinilai cukup efektif karena kandungan alami dalam jahe dapat langsung bekerja setelah dikonsumsi. Sensasi hangat dari jahe juga membantu meredakan perut yang mulai terasa kurang nyaman.

Selain itu, aroma jahe yang khas dapat membantu mengurangi rasa mual yang sering muncul saat kendaraan bergerak. Kamu cukup membawa beberapa potong jahe yang sudah dikupas dan dipotong kecil. Saat mulai merasa mual, kunyah perlahan hingga rasa hangatnya terasa di tubuh.

3. Mengonsumsi permen jahe

ilustrasi permen jahe
ilustrasi permen jahe (unsplash.com/Eddie Pipocas)

Jika tidak terlalu menyukai rasa jahe segar, permen jahe bisa menjadi alternatif yang lebih praktis. Permen jahe biasanya dibuat dari ekstrak jahe yang tetap mempertahankan manfaat alaminya. Selain membantu meredakan mual, permen ini juga bisa menjaga mulut tetap segar selama perjalanan panjang.

Karena berukuran kecil, permen jahe sangat mudah disimpan di tas ataupun saku. Kamu dapat mengisapnya perlahan ketika rasa mual mulai muncul selama perjalanan. Cara ini cukup digemari karena simpel, tetapi tetap efektif membantu meredakan ketidaknyamanan pada perut.

4. Membawa teh jahe dalam botol minuman

ilustrasi ginger tea
ilustrasi ginger tea (unsplash.com/TeaCora Rooibos)

Teh jahe juga bisa menjadi pilihan minuman yang efektif untuk mencegah mabuk perjalanan. Minuman ini membantu menjaga tubuh tetap hangat sekaligus meredakan rasa mual yang muncul di perjalanan. Dengan membawa teh jahe dalam botol minum, kamu bisa mengonsumsinya kapan saja saat dibutuhkan.

Teh jahe tidak hanya membantu meredakan rasa tidak nyaman di perut, tetapi juga menjaga tubuh tetap terhidrasi selama perjalanan. Sensasi hangatnya yang khas serta aromanya yang lembut dapat memberikan efek menenangkan sehingga tubuh terasa lebih santai. Kamu dapat menyiapkannya sendiri di rumah dengan merebus jahe segar, lalu menyimpannya dalam termos agar tetap hangat saat dibawa bepergian.

Referensi

“Clinical Evaluation of the Use of Ginger Extract in the Preventive Management of Motion Sickness.” Current Therapeutic Research (ScienceDirect). Diakses Maret 2026.

“Efektivitas Pemberian Jahe (Zingiber officinale) terhadap Frekuensi Hiperemesis Gravidarum: Literature Review.” Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia. Diakses Maret 2026.

“Pengaruh Pemberian Jahe Merah terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I.” Jurnal Surya Medika. Diakses Maret 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Health

See More

10 Buah Penurun Asam Urat secara Alami, Sudah Tahu Semua?

19 Mar 2026, 17:34 WIBHealth