Comscore Tracker

Boleh Makan Ikan, Ini 8 Manfaat Diet Pescatarian untuk Kesehatan

Bermanfaat bagi kesehatan tubuh serta lingkungan

Bila diet vegetarian terasa berat karena cuma boleh makan makanan dari sumber nabati, diet pescatarian mungkin lebih pas untukmu. Sebab, selain memperbanyak sayur dan buah, diet pescatarian masih membolehkanmu makan produk hewani, yaitu ikan dan makanan laut lainnya.

Mirip vegetarian, seorang pescatarian bisa mengonsumsi buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, telur, susu, tetapi menjauhi daging dan unggas. Akan tetapi, perbedaan mencoloknya adalah pescatarian dapat mengonsumsi ikan, kepiting, udang, dan jenis seafood lainnya. Singkatnya, pescatarian adalah diet yang menambahkan makanan laut makanan laut ke dalam pola makan vegetarian.

Melansir Healthline, istilah pescatarian sendiri diciptakan pada awal 1990-an dan merupakan kombinasi dari bahasa Italia yakni "pesce" yang berarti ikan dan "vegetarian." Mengonsumsi makanan dari bahan nabati memiliki berbagai manfaat kesehatan, begitu pula dengan penambahan ikan dan makanan laut lainnya.

Penasaran apa saja manfaat diet pescatarian untuk kesehatan kita? Berikut beberapa informasinya.  

1. Dapat mencegah berbagai masalah jantung dan stroke

Boleh Makan Ikan, Ini 8 Manfaat Diet Pescatarian untuk Kesehatanilustrasi stroke (stroke.org)

Ikan, terutama yang berlemak, adalah sumber asupan asam lemak omega-3 rantai panjang. Lemak tak jenuh ini sangat bermanfaat bagi manusia. Karenanya, ikan merupakan salah satu makanan paling sehat untuk jantung.

Berbagai penelitian skala besar telah menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi ikan secara teratur memiliki tekanan darah lebih rendah, risiko irama jantung abnormal yang lebih rendah, penurunan risiko stroke, serta risiko serangan jantung yang lebih rendah dibanding orang-orang yang tidak mengonsumsi ikan.

Dalam diet pescatarian juga mengonsumsi banyak makanan nabati. Berdasarkan penelitian berjudul "Cardio-Metabolic Benefits of Plant-Based Diets" dari jurnal Nutrients tahun 2017, orang yang mengonsumsi sayur dan buah dalam kadar yang tinggi memiliki risiko penyakit jantung koroner yang lebih kecil dibanding yang tidak.

Selain itu, mengonsumsi bahan-bahan nabati juga dapat mengatur lipid darah dan menurunkan tekanan darah. Mengonsumsi buah dan sayur juga dapat membalikkan plak aterosklerotik bila dikombinasikan dengan olahraga dan manajemen stres yang baik. Karenanya, diet pescatarian juga baik untuk mencegah terjadinya aterosklerosis, atau penumpukan plak di arteri yang membuatnya arteri mengeras, menyempit, dan membatasi aliran darah.

2. Dapat mencegah kanker kolorektal

Boleh Makan Ikan, Ini 8 Manfaat Diet Pescatarian untuk Kesehatanilustrasi pola makan dalam diet pescatarian (unsplash.com/Travis Yewell)

Mengurangi atau bahkan tidak mengonsumsi daging merah dapat menurunkan risiko kanker. Menurut studi berjudul “Vegetarian Dietary Patterns and the Risk of Colorectal Cancers” dalam jurnal JAMA Internal Medicine pada 2015, diet pescatarian dikatakan memiliki efek perlindungan yang kuat terhadap kanker kolorektal atau kanker yang terjadi di usus besar dan rektum.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pola makan diet pescatarian memiliki risiko dari semua kanker kolorektal yang jauh lebih rendah dibanding nonvegetarian. Hal ini juga termasuk risiko kanker usus besar yang diteliti secara spesifik.

Baca Juga: Mau Jadi Semi Vegetarian? Ini 5 Hal tentang Diet Flexitarian

3. Dapat menurunkan risiko diabetes dan peradangan

Boleh Makan Ikan, Ini 8 Manfaat Diet Pescatarian untuk Kesehatanilustrasi diabetes (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Mengonsumsi makanan berbahan dasar nabati juga dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan sindrom metabolik. Hal ini juga meliputi beberapa kondisi seperti resistansi insulin tekanan darah tinggi, dan obesitas.

Kemudian, bahan-bahan nabati juga kaya akan zat antiinflamasi dan antioksidan seperti flavonoid, senyawa alami yang biasa ditemukan di tumbuhan. Flavonoid memiliki sifat antiinflamasi dan antidiabetes.

Selain itu, ikan juga kaya akan omega-3 yang baik untuk mengurangi peradangan. Karena kandungan omega-3 yang melimpah, ikan tidak jarang diolah menjadi suplemen minyak ikan.

4. Baik untuk kesehatan otak

Boleh Makan Ikan, Ini 8 Manfaat Diet Pescatarian untuk Kesehatanilustrasi otak (unsplash.com/Robina Weermeijer)

Fungsi otak manusia menurun seiring bertambahnya usia. Meski ini hal normal, tetapi beberapa penyakit neurodegeneratif serius seperti Alzheimer juga dapat menyerang. Karenanya, melindungi otak untuk mencegah penyakit seperti ini sejak dini dengan mengonsumsi ikan penting dilakukan.

Banyak penelitian observasional yang menunjukkan bahwa orang yang makan lebih banyak ikan memiliki tingkat penurunan mental yang lebih lambat. Mengonsumsi ikan setiap minggunya juga meningkatkan materi abu-abu, jaringan fungsional utama di otak yang berfungsi untuk mengatur emosi dan memori.

Selain itu, melansir Cognitive Vitality, suplemen asam dokosaheksaenoat (DHA) dapat bermanfaat bagi orang dengan gangguan kognitif ringan. Kemudian, berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang memiliki kadar DHA tinggi memiliki risiko mengembangkan demensia yang lebih rendah.

5. Sumber protein yang lebih mudah dicerna

Boleh Makan Ikan, Ini 8 Manfaat Diet Pescatarian untuk Kesehatanilustrasi diet pescatarian (freepik.com/rawpixel.com)

Melansir Fishy Vegetarian, mengonsumsi ikan beberapa kali dalam seminggu dapat memenuhi kebutuhan protein. Bahkan, protein dalam ikan dikatakan lebih mudah diserap oleh tubuh dibanding protein dalam daging merah dan unggas.

Protein tersebut sangat baik untuk sel-sel tubuh. Bila tubuh kekurangan protein, maka berbagai masalah seperti pertumbuhan yang terhambat, penyembuhan luka yang lama, rambut rontok, dan jaringan otot yang berkurang dan melemah dapat terjadi. Beberapa ikan yang kaya akan protein adalah salmon, sarden, tuna, dan ikan kod.

Selain itu, buah dan sayur juga memiliki banyak kandungan protein. Karenanya, diet pescatarian baik dilakukan karena tetap dapat memenuhi kebutuhan protein tubuh meskipun tidak mengonsumsi daging merah ataupun unggas.

6. Dapat menjaga kesehatan mata

Boleh Makan Ikan, Ini 8 Manfaat Diet Pescatarian untuk Kesehatanilustrasi mata (unsplash.com/Marina Vitale)

Mengonsumsi banyak asupan ikan juga sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Tepatnya, omega-3 pada ikan dapat berperan mencegah masalah pada mata seperti degenerasi makula terkait usia (AMD) misalnya. Omega-3 dapat membantu mata tetap lembap dan mengurangi tekanan mata, sehingga dapat pula mencegah glaukoma.

Dilansir Healthline, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa asupan ikan secara teratur dapat menurunkan risiko AMD sebanyak 42 persen pada perempuan. Kemudian, penelitian lain juga menemukan bahwa ikan yang berlemak bila dikonsumsi sekali dalam seminggu dapat menurunkan risiko AMD basah sebanyak 53 persen.

7. Menjaga berat badan

Boleh Makan Ikan, Ini 8 Manfaat Diet Pescatarian untuk Kesehatanilustrasi berat badan sehat (unsplash.com/Bill Oxford)

Selain dengan olahraga teratur, kunci penurunan berat badan yang sehat adalah dengan mengatur pola makan. Karenanya, tak sedikit orang yang menjadi vegetarian saat menurunkan berat badan agar kalori yang masuk ke tubuh tidak terlalu besar. Namun, pola makan nabati seperti vegan atau vegetarian biasanya tidak mengenyangkan, sehingga karbohidrat dan gula olahan kerap menjadi pilihan agar bisa tetap kenyang.

Melakukan pola makan nabati yang tidak benar justru dapat meningkatkan berat badan dan menimbulkan beberapa potensi bahaya. Karenanya, diet pescatarian dapat menjadi pilihan karena masih bisa makan ikan, kepiting, ikan, dan produk laut lainnya yang relatif lebih mengenyangkan daripada hanya produk nabati.

Lemak dan nutrisi dari ikan dan produk laut lain juga sangat menyehatkan. Terlebih lagi, makanan laut bisa dengan mudah diolah menjadi berbagai masakan yang lezat.

8. Bermanfaat bagi lingkungan

Boleh Makan Ikan, Ini 8 Manfaat Diet Pescatarian untuk Kesehatanilustrasi ikan di laut (unsplash.com/Sebastian Pena Lambarri)

Selain berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh, sama halnya dengan vegetarian atau vegan, diet pescatarian dapat bermanfaat bagi lingkungan. Sebab, konsumsi daging merah atau unggas biasanya berasal dari ternak. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), memelihara ternak menyumbang 15 persen dari seluruh emisi karbon yang disebabkan oleh manusia.

Sementara itu, memproduksi ikan dan makanan laut memiliki jejak karbon yang lebih rendah daripada memproduksi semua jenis daging hewan atau keju. Berdasarkan penelitian berjudul “Dietary greenhouse gas emissions of meat-eaters, fish-eaters, vegetarians and vegans in the UK” dalam jurnal Climatic Change tahun 2014, diet pescatarian menyebabkan emisi gas rumah kaca 46 persen lebih sedikit daripada pola makan yang mengonsumsi setidaknya satu porsi daging setiap harinya.

Selain itu, beberapa orang menjadi vegetarian atau vegan lebih dari sekadar alasan pola makan yang lebih sehat, tetapi karena tidak setuju dengan praktik peternakan atau produsen daging. Diet pescatarian dapat menjadi alternatif, karena beberapa ahli berpendapat bahwa ikan tidak merasakan rasa sakit.

Sebuah penelitian berjudul “Fish do not feel pain and its implications for understanding phenomenal consciousness” dalam jurnal Biology and Philosophy tahun 2015 menyimpulkan bahwa ikan tidak memiliki jaringan saraf yang dapat menyebabkan rasa sakit.

Nah, itulah beberapa manfaat diet pescatarian. Manfaatnya tak cuma dirasakan untuk kesehatan kita, tetapi juga buat lingkungan karena dapat membantu mengurangi emisi karbon karena tidak mengonsumsi daging merah maupun unggas.

Pola makan pescatarian juga relatif tidak menyiksa karena kamu masih bisa menikmati produk hewani dari makanan laut, sehingga pilihan makanan pun lebih bervariasi. Gimana, apakah kamu tertarik untuk menerapkan pola makan sehat ini?

Baca Juga: Aman untuk Orang dengan Intoleransi Laktosa, Ini 8 Manfaat Susu Unta

Topic:

  • Nurulia R F
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya