Siapa yang tidak suka dengan buah kelengkeng? Buah bernama ilmiah Dimocarpus longan ini memiliki rasa manis yang khas dan penampilan dalam yang mirip seperti lici. Tak heran, kelengkeng menjadi bahan utama untuk hidangan pencuci mulut seperti es buah, koktail, hingga puding.
Walau asli dari Asia, tetapi cita rasanya sudah mendunia. Manisnya kelengkeng juga dilengkapi dengan berbagai nutrisi sehat. Dalam 100 gram, kelengkeng mengandung:
- 1,31 gram protein
- 60 kkal energi
- 82,75 gram air
- 0,1 gram lemak
- 15,14 gram karbohidrat
- 1,1 gram serat
- 1 miligram kalsium
- 0,13 miligram zat besi
- 10 miligram magnesium
- 21 miligram fosfor
- 266 miligram kalium
- 0,05 miligram zink
- 0,169 miligram tembaga
- 0,052 miligram mangan
- 84 miligram vitamin C
- 0,031 miligram tiamina
- 0,14 miligram riboflavin
- 0,3 miligram niasin
Makanan dan minuman yang manis memang sebaiknya dibatasi untuk pasien diabetes. Akan tetapi, tidak dengan kelengkeng. Buah ini ternyata memiliki berbagai manfaat kesehatan yang tersembunyi untuk penyakit kencing manis tersebut. Apa saja?
Berikut beberapa manfaat buah kelengkeng untuk penderita diabetes: