ilustrasi biji labu (pixabay.com/2102033)
Stres tidak hanya menyebabkan turunnya jumlah magnesium dalam tubuh, tetapi ketika tubuh kekurangan magnesium, ini dapat menyebabkan peningkatan kadar kortisol yang dikenal sebagai hormon stres. Ini bisa menjadi lingkaran setan antara stres dan magnesium yang dapat merusak keseimbangan hormon secara keseluruhan dan berdampak negatif pada kesehatan reproduksi.
Oleh sebab itu, asupan magnesium sangat penting untuk menjaga keseimbangan hormon, karena sangat penting untuk metabolisme estrogen dan jalur detoksifikasi. Dilansir Lara Briden, saat kita mendapatkan magnesium yang cukup, kita dapat mengatur respons stres, dan menormalkan aksi progesteron pada sistem saraf pusat. Ini memainkan peran dalam mengatur respons stres, menyeimbangkan gula darah, meningkatkan tidur dan membantu produksi hormon steroid.
Beberapa sumber magnesium terbaik, adalah biji bunga matahari, cokelat hitam, alpukat, kacang tanah, pisang, dan biji labu.
Jadi, jika kamu berencana mendapatkan keturunan dalam waktu dekat, jangan lupa cukupi semua asupan nutrisi di atas. Jangan lupa juga diskusikan rencanamu dengan dokter karena faktor lain, seperti gaya hidup dan kesehatan, juga sangat memengaruhi kesuburan.