Nyeri punggung kini tidak lagi hanya dialami oleh orang berusia lanjut, sebab banyak anak muda juga mulai merasakannya dalam aktivitas harian. Kebiasaan duduk terlalu lama, postur tubuh yang kurang tepat, hingga kurangnya aktivitas fisik menjadi penyebab yang paling umum. Sayangnya, kondisi ini kerap dianggap remeh karena hanya dianggap sebagai pegal biasa yang akan hilang dengan sendirinya.
Padahal, nyeri punggung di usia muda bisa menjadi tanda awal gangguan kesehatan yang lebih serius jika terus dibiarkan. Kondisi ini tentu bisa mengganggu produktivitas, bahkan menurunkan kualitas hidup jika tidak ditangani dengan tepat. Yuk, kenali lima penyebab nyeri punggung di usia muda yang sering diabaikan agar kamu bisa mencegahnya sejak dini!
