3 dari 4 Orang Dewasa Indonesia Punya Kulit Sensitif, Cek Faktanya!

Studi BSTI versi Indonesia pada 150 dewasa menemukan 3 dari 4 peserta memiliki karakteristik kulit sensitif, baik pada kelompok kulit kering maupun berminyak.
Riset LABORÉ, PERDOSKI, dan dermatolog FKUI-RSCM dipresentasikan di EADV Congress 2026; instrumen BSTI Indonesia dinilai memiliki validitas serta reliabilitas yang dapat diterima.
BSTI memetakan 16 profil kulit melalui empat dimensi, sehingga pemilihan perawatan perlu mempertimbangkan sensitivitas, kondisi skin barrier, dan kebutuhan individu.
Pernah merasa kulit mendadak kemerahan, terasa perih saat pakai skincare, atau gampang mengalami iritasi? Bisa jadi, kulitmu memiliki karakteristik sensitif. Menariknya, kondisi ini ternyata banyak ditemukan pada orang dewasa di Indonesia, lho.
Studi "Baumann Skin Type Indicator” (BSTI) versi Indonesia menunjukkan bahwa 3 dari 4 orang dewasa yang diteliti memiliki karakteristik kulit sensitif, baik pada kelompok kulit kering maupun berminyak.
Lantas, apa artinya temuan ini bagi cara kita memahami dan merawat kulit sehari-hari?
1. LABORÉ bawa riset profil kulit orang Indonesia ke kongres dermatologi Eropa

dr. Irwan hadir sebagai LABORÉ Representative di acara EADV Congress 2026 (dok. LABORÉ) Memahami karakteristik kulit masyarakat Indonesia menjadi salah satu fokus riset yang dikembangkan LABORÉ bersama PERDOSKI dan dermatolog dari FKUI-RSCM.
Hasil riset mengenai BSTI versi Indonesia tersebut dipresentasikan dalam bentuk poster ilmiah pada acara 35th European Academy of Dermatology and Venereology (EADV) Congress 2026 di Vienna, Austria, pada 30 September–3 Oktober 2026.
Poster ilmiah tersebut dipresentasikan oleh dr. Irwan Saputra Batubara, MSc., SpDVE. Studi ini melibatkan 150 orang dewasa di Indonesia untuk mengevaluasi validitas dan reliabilitas BSTI versi Indonesia sebagai instrumen untuk mengidentifikasi profil kulit pada populasi orang dewasa Indonesia.

dr. Irwan hadir sebagai LABORÉ Representative di acara EADV Congress 2026 (dok. LABORÉ) Pengembangan riset tersebut juga bekerja sama dengan Dr. Leslie S. Baumann, FAAD, dermatolog asal Amerika Serikat sekaligus pencipta BSTI yang telah diuji pada lebih dari 200.000 orang di seluruh dunia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSTI versi Indonesia memiliki validitas dan reliabilitas yang dapat diterima untuk klasifikasi tipe kulit pada populasi orang dewasa Indonesia.
Partisipasi LABORÉ dalam kongres dermatologi internasional ini turut menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang karakteristik kulit masyarakat Indonesia.
Sebab, informasi mengenai profil kulit yang lebih spesifik dapat menjadi salah satu landasan untuk memahami kebutuhan perawatan, termasuk dalam menjaga fungsi skin barrier.
2. Bukan cuma kering atau berminyak, BSTI petakan 16 profil kulit

Ilustrasi profil kulit orang Indonesia (123rf.com/paul photo) Selama ini, jenis kulit sering kali dikategorikan sebagai kering, berminyak, normal, atau kombinasi. Padahal, karakteristik kulit setiap orang bisa lebih kompleks dari itu, lho.
BSTI memetakan kulit berdasarkan empat dimensi, yaitu Dry/Oily, Sensitive/Resistant, Pigmented/Non-Pigmented, dan Tight/Wrinkled.
Kombinasi keempat dimensi ini menghasilkan 16 profil kulit berbeda yang membantu menggambarkan karakteristik kulit secara lebih spesifik.
Salah satu temuan studi BSTI versi Indonesia menunjukkan bahwa 3 dari 4 orang dewasa yang diteliti memiliki karakteristik kulit sensitif, baik pada kelompok kulit kering maupun berminyak.
Temuan ini memperlihatkan bahwa produksi minyak saja tidak cukup untuk memahami kebutuhan kulit. Dua orang dengan kulit berminyak, misalnya, bisa memiliki tingkat sensitivitas berbeda dan membutuhkan pendekatan perawatan yang tidak sama.
Oleh karena itu, kondisi skin barrier juga penting untuk diperhatikan. Lapisan pelindung kulit ini berperan membantu menjaga kelembapan dan melindungi kulit dari faktor eksternal. Ketika fungsinya terganggu, kulit bisa lebih rentan mengalami kekeringan, iritasi, atau rasa tidak nyaman.
Memahami karakteristik kulit secara menyeluruh pun menjadi langkah awal untuk menentukan perawatan yang sesuai, termasuk dalam menjaga fungsi skin barrier.
3. Memahami profil kulit untuk menentukan perawatan yang lebih tepat

produk skincare LABORÉ (instagram.com/labore.id) Pemahaman mengenai karakteristik kulit yang lebih spesifik juga sejalan dengan pendekatan LABORÉ dalam mengembangkan produk skincare berbasis dermatologi.
Dengan mempertimbangkan kondisi kulit dan kebutuhan skin barrier, pemilihan perawatan dapat diarahkan agar lebih sesuai dengan karakteristik masing-masing.
Untuk kulit berminyak dan sensitif, misalnya, LABORÉ Skin Nutrition Gel mengandung 5% Niacinamide dan 3x-Synbiotics yang membantu mengontrol sebum sekaligus menyamarkan tampilan bekas jerawat.
Sementara itu, LABORÉ BiomeRepair™ Barrier Revive Cream mengandung Allantoin, Bisabolol, dan 3x-Synbiotics untuk membantu menenangkan gejala kulit sensitif serta memperbaiki skin barrier dalam 15 menit, sesuai klaim produk.
LABORÉ juga menghadirkan BiomeRepair™ TopiCalm Cream, krim pereda keluhan kulit nonsteroid dengan encapsulated microbiome. Produk ini ditujukan untuk membantu melawan bakteri penyebab eksim serta meredakan keluhan pada kulit dengan gangguan fungsi skin barrier.
Meski demikian, pemilihan skincare tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit dan kebutuhan masing-masing. Untuk keluhan yang menetap atau kondisi seperti eksim, konsultasi dengan dokter tetap penting agar perawatan yang digunakan sesuai dengan kondisi kulit.
4. Riset LABORÉ buka perspektif baru tentang kulit orang Indonesia

produk skincare LABORÉ (instagram.com/labore.id) Dipresentasikannya riset BSTI versi Indonesia di EADV Congress 2026 menjadi salah satu langkah untuk memperluas pemahaman tentang karakteristik kulit masyarakat Indonesia di tingkat internasional.
Bersama para ahli dermatologi, LABORÉ turut mendorong pengembangan riset yang membantu masyarakat Indonesia untuk memahami kebutuhan kulit secara lebih menyeluruh.
Ke depannya, pemahaman tersebut diharapkan dapat mendukung pendekatan perawatan yang semakin relevan dengan karakteristik kulit setiap individu. (WEB/AMS)



![[QUIZ] Pilih Menu Ayam Favoritmu, Kami Tebak Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20260822/gambar-artikel-90_62bcda34-1f45-442a-acf2-42109b179116.png)
![[QUIZ] Pilih Mesin Gym Favorit, Kami Tebak Personality Kamu](https://image.idntimes.com/post/20260715/upload_1f4fad55d736c0857d28717d4f5ad568_9f044a0b-3a74-43ca-bf9f-4bb408840b9c.png)















