Comscore Tracker

Diidap Suami Tasya Kamila, Apa Itu Limfoma Hodgkin?

Gejala umumnya terdapat benjolan di daerah leher

Suami mantan artis cilik Tasya Kamila, Randi Bachtiar, dikabarkan mengidap limfoma Hodgkin atau Hodgkin's lymphoma stadium dua. Kabar ini diungkapkan Tasya lewat akun Instagram-nya. Ia mengatakan bahwa sang suami sudah menjalani operasi, kemoterapi, dan sekarang menjalani radioterapi yang diharapkan menjadi fase terakhir perawatannya.

Limfoma Hodgkin termasuk dalam penyakit kanker langka yang menyerang sistem limfatik manusia dan bisa menyebar ke seluruh bagian tubuh. Gangguan ini bisa mengakibatkan masalah kesehatan yang serius, mengingat sistem limfatik juga berperan dalam imunitas tubuh. 

Menurut keterangan dari National Health Service, dalam sistem limfatik terdapat cairan getah bening yang mengalir melalui pembuluh limfatik dan mengandung sel darah putih (dikenal dengan limfosit).

Pada limfoma Hodgkin, limfosit B akan berkembang secara yang abnormal dan mulai berkumpul di bagian tertentu dari sistem limfatik, seperti kelenjar getah bening. 

Limfosit yang terkena akan kehilangan fungsi untuk melawan suatu infeksi, sehingga membuat tubuh rentan terhadap infeksi.

Yuk, mengenal lebih jauh tentang kanker yang juga sempat diidap oleh aktor serial Dexter, Michael C. Hall. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

1. Ada dua jenis kanker kelenjar getah bening

Diidap Suami Tasya Kamila, Apa Itu Limfoma Hodgkin?limfoma Hodgkin dan sistem imun (oncology-central.com)

Mengutip dari laman Moffitt Cancer Center, kanker kelenjar getah bening dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Perbedaan utama dari kedua jenis tersebut adalah jenis limfosit yang terdampak.

Limfoma Hodgkin ditandai dengan ditemukannya sel Reed-Stenberg, sedangkan pada limfoma non-Hodgkin tidak ditemukan sel tersebut jika diamati dengan mikroskop.

Selain itu, perbedaan yang dapat diamati dengan mata langsung yaitu adanya benjolan pada daerah leher. Limfoma non-Hodgkin bisa muncul benjolan di bagian kelenjar getah bening mana saja, sedangkan limfoma Hodgkin biasanya berada di bagian tubuh atas seperti leher, dada, dan ketiak.

2. Gejala kanker kelenjar getah bening yang tak boleh diabaikan

Diidap Suami Tasya Kamila, Apa Itu Limfoma Hodgkin?ilustrasi pemeriksaan kelenjar getah bening (eehealth.org)

Dilansir Healthline, gejala limfoma Hodgkin yang paling umum yaitu pembengkakan pada kelenjar getah bening, yang menyebabkan terbentuknya benjolan di bagian bawah kulit. Benjolan tidak terasa nyeri dan biasanya muncul di leher, ketiak, dan di sekitar pangkal paha. 

Selain itu, gejala limfoma Hodgkin menyebabkan kondisi seperti berikut: 

  • Berkeringat pada malam hari 
  • Kulit terasa gatal 
  • Demam 
  • Kelelahan 
  • Terus mengalami penurunan berat badan 
  • Batuk yang terus-menerus 
  • Kesulitan bernapas 
  • Dada terasa nyeri
  • Rasa nyeri di kelenjar getah bening setelah mengonsumsi alkohol
  • Limfa membesar

Baca Juga: 7 Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening yang Jarang Disadari Pasien

3. Tipe limfoma Hodgkin

Diidap Suami Tasya Kamila, Apa Itu Limfoma Hodgkin?ilustrasi nyeri leher (pixabay.com/ nastya_gepp)

Menurut keterangan dari buku Hematologi & Transfusi, tipe penyakit limfoma Hodgkin dibagi menjadi empat golongan, yaitu:

  • Predominan limfosit yang paling jarang dijumpai (5-13 persen dari semua penyakit Hodgkin)
  • Golongan sklerosis nodular, meliputi 40-50 persen dari penyakit Hodgkin, tipe ini lebih banyak ditemukan pada wanita muda
  • Golongan dengan sel campuran, mencakup 35-40 persen dari semua kasus
  • Golongan dengan penurunan jumlah limfosit, meliputi 5-15 persen dari semua kasus limfoma Hodgkin

4. Semua orang berisiko terkena penyakit ini

Diidap Suami Tasya Kamila, Apa Itu Limfoma Hodgkin?ilustrasi nyeri leher (pexels.com/Carolina Grabowska)

Mengutip Mayo Clinic, faktor yang bisa meningkatkan seseorang terkena limfoma Hodgkin meliputi usia. Jenis kanker ini paling sering terdiagnosis pada usia 15-55 tahun.

Kemudian, adanya riwayat limfoma Hodgkin di keluarga juga bisa jadi faktor seseorang lebih berisiko terkena kanker kelenjar getah bening ini.

Walaupun bisa menyerang lak-laki maupun perempuan, tetapi limfoma Hodgkin angka kejadiannya sedikit lebih sering pada laki-laki ketimbang perempuan.

Selain itu, seseorang yang memiliki penyakit yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr, seperti infeksi mononukleosis, lebih berisiko terkena limfoma Hodgkin daripada seseorang yang tidak terinfeksi virus tersebut.

5. Pengobatan limfoma Hodgkin

Diidap Suami Tasya Kamila, Apa Itu Limfoma Hodgkin?ilustrasi terapi radiasi pada pasien limfoma Hodgkin (lymphoma.org.au)

Setelah limfoma Hodgkin terdiagnosis, biasanya perawatan yang diberikan akan bergantung pada stadium dan kondisi pasien.

Pilihan pengobatan yang utama adalah dengan kemoterapi dan radiasi. Pada terapi radiasi, perawatan ini menggunakan berkas sinar berenergi tinggi untuk menghancurkan sel-sel kanker.

Sementara itu, pada kemoterapi, dokter akan memberikan obat-obatan untuk membunuh sel kanker yang ada. Obat ini akan diberikan secara oral maupun melalui suntikan lewat pembuluh darah, tergantung dari jenis obatnya.

Adanya benjolan pada leher tidak boleh kamu abaikan begitu saja, terlebih jika kamu juga merasakan gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas. Segera cek ke dokter agar bisa diperiksa lebih lanjut dan penyebab yang mendasarinya bisa segera terdeteksi, sehingga perawatan bisa segera dilakukan.

Baca Juga: 7 Cara Terbaik Mengatasi Sakit Leher karena Salah Posisi ataupun Gerak

Aisya Kusumawati Photo Verified Writer Aisya Kusumawati

Hope you enjoy the article and find some helpful things alongside the reading <3

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya