Comscore Tracker

Jintan Hitam atau Habatusauda Berpotensi Obati COVID-19? Cek Faktanya!

Bisa jadi harapan untuk membantu pengobatan COVID-19?

Siapa yang tidak kenal dengan jintan hitam (Nigella sativa)? Asli dari Eropa Timur dan Asia Barat, jintan hitam juga dikenal sebagai habatusauda (لحبة السوداء‎). Layaknya bahan herbal lain, jintan hitam terkenal mengandung senyawa bernama thymoquinone.

Dari makanan hingga pemakaman, jintan hitam telah digunakan bahkan dari masa Sebelum Masehi. Jintan hitam menawarkan berbagai manfaat, seperti:

  • Antiinflamasi
  • Antikanker
  • Melindungi hati atau lever (hepatoprotektif)
  • Mencegah hipertensi
  • Mencegah diabetes dengan menjaga kadar gula dalam darah
  • Menjaga kadar kolesterol

Di tengah pandemik COVID-19, berbagai obat, dari obat kimia, herbal, hingga fitofarmaka, tengah diteliti manfaatnya. Lantas, adakah manfaat habatusauda dalam pengobatan COVID-19? Simak ulasannya berikut ini! 

1. Riset: thymoquinone ampuh untuk mencegah infeksi paru-paru dan badai sitokin pada pasien COVID-19

Jintan Hitam atau Habatusauda Berpotensi Obati COVID-19? Cek Faktanya!jintan hitam/habbatussauda (fushi.co.uk)

Pada 23 Juli 2021, sebuah studi di Australia antara University of Technology Sydney (UTS) dan Liverpool Hospital mengamati potensi senyawa thymoquinone pada N. sativa untuk mengobati COVID-19. Para peneliti meneliti mekanisme thymoquinone dalam menanggulangi COVID-19.

"Semakin banyak bukti dari studi model bahwa thymoquinone pada N. sativa dapat menempel pada s-protein virus corona baru (SARS-CoV-2), sehingga mencegah infeksi pada paru-paru," ujar Prof. Kaneez F. Shad, kepala penelitian tersebut, mengutip laman resmi UTS.

Selain itu, dalam penelitian yang dimuat dalam jurnal Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology ini, thymoquinone juga dikatakan dapat "memblokir" badai sitokin yang terlihat pada pasien COVID-19 parah.

Baca Juga: Renggut Nyawa Raditya Oloan, Ini 7 Fakta Penting seputar Badai Sitokin

2. Manfaat thymoquinone bukan kejutan

Jintan Hitam atau Habatusauda Berpotensi Obati COVID-19? Cek Faktanya!jintan hitam/habattusauda (N. sativa) (halifaxseed.ca)

Selama bertahun-tahun, thymoquinone telah dipelajari dalam laboratorium. Berbagai studi menunjukkan manfaat senyawa ini pada sistem imun. Salah satunya adalah mencegah sekresi senyawa penyebab reaksi inflamasi seperti interleukin.

Karena sifatnya sebagai blocker interleukin, thymoquinone dalam jintan hitam memiliki potensi untuk mengobati kondisi-kondisi alergi seperti asma dan eksem, atau kondisi artritis seperti artritis reumatoid (RA), osteoartritis (OA), atau multiple sclerosis (MS).

"Ulasan ini memberikan wawasan lebih dalam mengenai manfaat thymoquinone, produk alami yang telah digunakan sebagai obat tradisional dalam beberapa milenium. Akhirnya, thymoquinone bisa mendapat pengakuan yang layak," kata Dennis J. Cordato, rekan dalam penelitian tersebut.

Selain itu, para peneliti menemukan habatusauda efektif di lingkungan laboratorium dalam membunuh bakteri seperti S. aureus dan virus seperti influenza.

3. Terobosan medis dengan teknologi nano, thymoquinone tersedia dalam bentuk semprotan hidung dan salep topikal

Jintan Hitam atau Habatusauda Berpotensi Obati COVID-19? Cek Faktanya!jintan hitam/habbatussauda (wikimedia.org)

Pengembangan N. sativa sebagai agen terapi COVID-19 sempat menemui beberapa kendala. Sebagian besar masalah pada konsumsi jintan hitam disebabkan oleh penyerapan gastrointestinal alami yang buruk jika dikonsumsi secara oral.

Rekan penulis dalam penelitian tersebut, Dr. Wissam Soubra, mengatakan kalau berbagai terobosan teknologi di bidang medis seharusnya mengatasi kendala tersebut. Oleh karena itu, thymoquinone pada habatusauda dapat diberikan dalam bentuk semprotan hidung (nasal spray) atau salep topikal.

"Kemajuan dalam bidang farmakologi, seperti teknologi nano, menciptakan peluang untuk mengatasi kendala tersebut, sehingga bisa dikonsumsi secara oral. Selain itu, thymoquinonone dapat diberikan dalam bentuk semprotan hidung dan salep topikal," ujar Wissam.

Meskipun terdengar menjanjikan, penelitian tersebut belum tentu berlaku di Tanah Air. Selain itu, belum ada klaim resmi dari otoritas kesehatan mengenai jintan hitam untuk COVID-19. Jadi, bagi para pasien COVID-19 yang ingin mencoba mengonsumsi, diharapkan untuk konsultasi terlebih dulu untuk mencegah efek yang tidak diinginkan.

Baca Juga: 11 Manfaat Habbatussauda, Jintan Hitam Penyembuh Penyakit

Topic:

  • Nurulia
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya