Comscore Tracker

Bahaya Kesehatan di Balik Cabut Bulu Hidung, Ketahui sebelum Terlambat

Bulu hidung tercipta untuk tujuan mulia

Satu pagi, kamu bercermin untuk melihat betapa tampan atau cantiknya dirimu. Namun, ada satu masalah! Kamu melihat bulu hidung yang menyapa dari rongga hidungmu.

"Hai!" serunya.

Tak tahan, kamu pegang bulu hidung tersebut dengan ujung jempol dan telunjukmu dan kamu tarik sampai ke akar-akarnya. Aduh!

Apakah kamu salah satu orang yang pernah melakukan hal di atas? Atau, kamu iseng mencabut bulu hidungmu agar tidak mengantuk? Jika iya, kami sarankan untuk berhenti!

Kenapa? Berikut penjelasannya.

Kenapa bulu hidung ada di hidung?

Bahaya Kesehatan di Balik Cabut Bulu Hidung, Ketahui sebelum Terlambattheappside.com

"Pertanyaan konyol. Kalau di kaki, namanya bulu kaki, dong?"

Benar juga. Tetapi, maksud kamu adalah, "Kenapa bulu hidung harus tetap berada di hidung?"

Perlu kita ketahui, pembuluh darah di sekitar wajah kita sangatlah tebal. Oleh karena itu, pembuluh darah yang ada pada hidung kita senantiasa mendukung pertumbuhan bulu hidung. Berapa kali kita cabut pun, akan tetap ada di situ.

Fungsi terutama bulu hidung adalah sebagai filter. Bulu hidung bekerja menyaring materi-materi buruk yang jika masuk ke hidung akan membahayakan tubuhmu dari debu, bakteri, hingga virus, lho!

Partikel-partikel jahat itulah yang kemudian berubah menjadi kotoran hidung yang sering kali kita "gali" sebagai emas.

Bahaya Kesehatan di Balik Cabut Bulu Hidung, Ketahui sebelum Terlambatbusinessinsider.com.au

Terdapat dua jenis bulu hidung:

  • Vibrissae: bulu hidung besar
  • Silia: bulu hidung kecil

Kedua jenis bulu hidung merupakan benteng pertahanan hidungmu dari penyakit. Jika vibrissae, yang sering ingin kamu cabut, menyaring partikel besar masuk ke saluran pernapasan, silia bertugas untuk menyaring partikel mikroskopik pada lendir sebelum tertelan ke perut.

Hasilnya? Kamu dapat bernapas lega tanpa harus takut menghirup debu. Namun, demi penampilan, kamu merelakan bulu hidung tersayang.

Berikut adalah metode-metode membasmi bulu hidung beserta konsekuensinya.

"Be wise!"

1. Cukur dengan trimmer atau gunting kecil

Bahaya Kesehatan di Balik Cabut Bulu Hidung, Ketahui sebelum Terlambatgiphy.com

Metode ini adalah metode merapikan bulu hidung teraman. Dengan menggunakan trimmer atau gunting kecil, kamu dapat mencukur bulu hidung agar tidak balapan. Kamu takut rongga hidungmu tersayat gunting? Gunting kecil untuk bulu hidung biasa memiliki ujung tumpul, jadi jangan khawatir.

Jika kamu ingin mencukur bulu hidungmu, berikut langkah-langkah yang tepat:

  • Jangan di tempat gelap,
  • Bersihkan hidung dari upil yang menempel,
  • Pelan-pelan, cukur bulu hingga cukup rapi,
  • Bersihkan hidung lagi agar tidak ada sisa bulu yang nyangkut. Jangan bersihkan dengan air, dan
  • Jangan coba membotaki rongga hidungmu! Fokus pada bulu yang mengganggu.

Tentu saja, langkah ini tidak akan menghalangi hidungmu untuk tetap subur. Untungnya, kamu tetap bisa menjaga penampilanmu tanpa harus mengorbankan kesehatan hidung.

2. Cabut/waxing bulu hidung

Bahaya Kesehatan di Balik Cabut Bulu Hidung, Ketahui sebelum Terlambattenor.com

Nah, ini! Kebiasaan yang sering dilakukan orang saat sedang bosan atau mengantuk. Bukannya melakukan hal lain yang lebih produktif, mereka malah memainkan bulu hidung mereka dan mencabutnya malah.

"Beauty is pain."

Tak jarang kalangan kaum Adam atau Hawa juga memesan waxing bulu hidung agar hidung mereka terbebas dari pemandangan bulu hidung menggantung yang sering kali dianggap menjijikkan oleh setiap orang. Bagaimana rasanya? SAKIT!

Tetapi, perlukah bulu hidung dicabut sedemikian rupa?

Nyatanya, jika dicabut secara paksa, hal tersebut dapat menyebabkan bulu hidung tumbuh ke dalam sehingga menyebabkan peradangan hingga infeksi.

Untungnya, masa kini, obat waxing bulu hidung pun juga sudah dikembangkan dengan bahan yang ramah untuk hidung karena hanya mencabut bulu hidung dari batangnya saja, bukan akarnya. Jika kamu merasakan nyut-nyutan pada area yang dicabut, segera kompres dengan handuk hangat untuk pereda nyeri.

Tetap saja, kamu tidak menyarankanmu untuk mencabut bulu hidung secara paksa.

Baca Juga: 7 Cara Alami Mengatasi Sinusitis, Enyahkan Rasa Tidak Nyaman di Hidung

3. Laser removal

Bahaya Kesehatan di Balik Cabut Bulu Hidung, Ketahui sebelum Terlambatolivaclinic.com

Ini adalah opsi terakhir untuk menghilangkan bulu hidung selama-lamanya. Tidak puas dengan bulu tangan dan bulu kaki, beberapa orang melaser bulu hidung agar musnah dari hidung mereka selama-lamanya.

Cara kerjanya adalah dengan menyasar folikel bulu yang menyembul keluar. Setidaknya, butuh 6 sesi untuk benar-benar menghilangkan bulu hidung yang tidak rapi tersebut.

Banyak yang tidak tahu, namun sebenarnya perawatan dengan laser ini justru dapat melukai membran selaput lendir pada rongga hidung! Selain itu, harga perawatan ini juga tergolong mahal dan tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Jika kamu masih ingin mencobanya, jangan mencoba di sembarangan tempat. Cari dermatolog yang memiliki izin untuk melakukan perawatan laser dan berkonsultasilah sebelum memulai perawatan laser mengenai:

  • Berapa harganya?
  • Apa hasil yang akan didapat?
  • Efek samping perawatan laser?
  • Persiapan yang diperlukan sebelum melakukan perawatan?
  • Berapa sesi yang dibutuhkan?

Kesimpulan

Bahaya Kesehatan di Balik Cabut Bulu Hidung, Ketahui sebelum Terlambatzact.id

Hidung adalah salah satu anggota tubuh kecil, dan membersihkan bulu hidung bukanlah hal main-main. Apalagi mencabutnya! Tanpa bulu hidung, partikel-partikel jahat akan langsung menuju ke saluran pernapasanmu.

Bagi yang memiliki alergi musiman, mencabuti bulu hidung dapat berakibat fatal. Pada sebuah penelitian pada 2008 berjudul "Hair Growth and Disorders" oleh Ulrike Blume-Peytavi, David A. Whitting, dan Ralph M. Trüeb, bulu hidung terbukti dapat mencegah radang selaput lendir hidung (rhinitis) musiman.

Hal tersebut dikarenakan bulu hidung dapat menyaring serbuk dan partikel alergen lainnya yang memicu reaksi alergi.

Dalam majalahnya "Dr. Oz The Good Life", Dr. Mehmet Oz menyatakan hal yang sama. Jika kamu mencabut paksa bulu hidungmu, yang terjadi malah inflamasi dan pendarahan kecil. Pendarahan tersebutlah yang menjadi habitat bagi kuman dan virus untuk masuk ke peredaran darahmu yang tidak memiliki pelindung.

Mengulangi metode yang pertama, Dr. Oz mengatakan mencukur bulu hidung lebih baik daripada mencabutnya hingga ke akar-akarnya.

Jadi, dari ketiga opsi tersebut, adalah lebih baik jika kamu mencukur bulu hidung dengan trimmer dan gunting berujung tumpul. Selain memastikan bulu hidung tetap tumbuh, kamu juga tidak perlu takut akan konsekuensinya.

Kecantikan dan ketampanan tidak harus didahului rasa sakit. Sayangi dirimu!

Baca Juga: 9 Cara Mudah Mengatasi Hidung Tersumbat Tanpa Obat, Pilek No Worry!

Topic:

  • Alfonsus Adi Putra
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya