Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Angka Positif Influenza Naik dari 48 Menjadi 58 Persen

3 min read
Angka Positif Influenza Naik dari 48 Menjadi 58 Persen
ilustrasi virus influenza (unsplash.com/National Institute of Allergy and Infectious Diseases)
  • Pada minggu epidemiologi ke-37, 116 dari 199 spesimen positif influenza atau 58 persen, naik dari 48 persen pekan sebelumnya; angka ini mencerminkan sampel yang diperiksa, bukan populasi Indonesia.

  • Influenza A(H1N1)pdm09 mendominasi dengan 105 dari 116 sampel positif, disusul A(H3N2) tujuh sampel dan influenza B/Victoria empat sampel.

  • Sebanyak 39 persen kasus terdeteksi pada usia 0–4 tahun. Gejala berat seperti sesak, nyeri dada, kebingungan, dehidrasi, atau kondisi memburuk memerlukan pertolongan medis segera.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menurut laporan surveilans Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) yang diperbarui pada 26 September 2026, pada minggu epidemiologi ke-37, sebanyak 116 dari 199 spesimen yang diperiksa positif influenza.

Persentasenya naik menjadi 58 persen, dari 48 persen pada minggu sebelumnya.

  1. Arti angka positif influenza naik 58 persen

    Angka 58 persen menunjukkan bagian dari spesimen yang diperiksa dan hasilnya positif, jadi tidak mewakili jumlah penduduk Indonesia.

    Analisis dalam jurnal Influenza and Other Respiratory Viruses menjelaskan bahwa persentase tes positif dapat dipengaruhi oleh pola pemeriksaan, jumlah orang yang dites, dan peredaran virus lain dengan gejala serupa. Angka ini berguna untuk memantau tren.

  2. A(H1N1)pdm09 paling banyak ditemukan di antara sampel positif

    Dari 116 spesimen positif pada minggu ke-37, sebanyak 105 terdeteksi sebagai influenza A(H1N1)pdm09; 7 merupakan A(H3N2), dan 4 merupakan influenza B/Victoria.

    Jadi, A(H1N1)pdm09 mendominasi hasil tes dalam kumpulan sampel minggu itu.

  3. Anak kecil menonjol dalam data deteksi

    Ilustrasi seorang anak yang sedang sakit influenza sebagai gambaran kondisi kesehatan anak saat terserang flu.
    ilustrasi anak sakit influenza (magnific.com/magnific)

    Sebanyak 39 persen kasus influenza yang terdeteksi berada pada kelompok usia 0–4 tahun. Data Puskesmas juga mencatat kelompok usia di bawah 1 tahun sebagai bagian terbesar dari hasil positif pada pemantauan ILI, yaitu kunjungan dengan gejala mirip influenza.

    Kelompok usia ini patut diperhatikan. WHO memasukkan anak usia di bawah 5 tahun sebagai kelompok yang lebih berisiko mengalami influenza berat, bersama lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit kronis.

  4. Kenali gejala dan kapan perlu mencari pertolongan

    Influenza sering muncul mendadak dengan demam, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, dan rasa lelah. Banyak orang membaik dalam sekitar satu minggu.

    Saat sakit, istirahat, cukup minum, tinggal di rumah, serta menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dapat membantu pemulihan sekaligus mengurangi penularan. Vaksinasi merupakan cara utama untuk mengurangi risiko influenza.

    Segera cari pertolongan medis jika muncul sesak atau sulit bernapas, nyeri atau tekanan menetap di dada, kebingungan, tanda dehidrasi, atau demam dan batuk yang sempat membaik lalu kembali memburuk.

    Bayi, anak kecil, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta sebaiknya berkonsultasi lebih awal ketika mengalami gejala flu.

    Referensi

    Centers for Disease Control and Prevention. “Clinical Signs and Symptoms of Influenza.” diakses September 2026.

    Eales, Oliver, James M. McCaw, and Freya M. Shearer. “Biases in Routine Influenza Surveillance Indicators Used to Monitor Infection Incidence and Recommendations for Improvement.” Influenza and Other Respiratory Viruses 18, no. 12 (2024): e70050. https://doi.org/10.1111/irv.70050.

    Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. “Laporan Pengawasan Kasus Influenza dan COVID-19: 26 Sep (Minggu ke 38).” Diperbarui 26 September 2026.

    World Health Organization, “Influenza (Seasonal),” diakses September 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More