Untuk keluhan ringan, istirahat dan cukup minum dapat membantu pemulihan. Tetaplah di rumah saat sakit untuk mengurangi penularan.
Antibiotik tidak bekerja terhadap virus influenza.
Dokter dapat meresepkan antivirus, terutama untuk pasien berisiko tinggi atau sakit berat. Manfaatnya paling baik jika dimulai dalam dua hari pertama, tetapi pemberian lebih lambat masih dapat membantu pada kondisi tertentu. Jangan menunda konsultasi hanya karena gejala sudah melewati dua hari.
Untuk pencegahan, dapatkan vaksinasi influenza tahunan, cuci tangan, terapkan etika batuk dan bersin yang benar, serta hindari kontak dekat dengan orang sakit. Virus dapat menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin; perlindungan ini juga membantu menjaga orang-orang rentan di sekitar kamu.
Referensi
World Health Organization, “Influenza (Seasonal),” diakses September 2026.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Laporan Pengawasan Kasus Influenza dan COVID-19: 12 Sep (Minggu ke 36),” diperbarui 12 September 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Signs and Symptoms of Flu,” diakses September 2026.
Kathryn E. Lafond et al., “Seasonal Influenza and Avian Influenza A(H5N1) Virus Surveillance among Inpatients and Outpatients, East Jakarta, Indonesia, 2011–2014,” Emerging Infectious Diseases 25, no. 11 (2019): 2031–39, https://doi.org/10.3201/eid2511.181844.
Centers for Disease Control and Prevention, “Treatment of Flu,” diakses September 2026.