Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apakah GERD Bisa Menyebabkan Henti Jantung
Ilustrasi GERD (freepik.com/benzoix)

Intinya sih...

  • GERD tidak langsung menyebabkan henti jantung, tapi dapat berkaitan dengan gangguan jantung jika tidak ditangani dengan baik.

  • GERD bukan penyakit yang mengancam nyawa, tetapi bisa berisiko jika diabaikan dan tidak ditangani dengan tepat.

  • Segera ke dokter jika mengalami nyeri dada, sesak napas, atau gejala GERD yang sering kambuh.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Media sosial belakangan ini ramai membahas GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease yang dikaitkan dengan masalah kesehatan serius, yakni kondisi henti jantung. Anggapan ini muncul karena sensasi nyeri dada pada GERD sering kali terasa mirip dengan serangan jantung. Hal itu membuat banyak orang menganggap keduanya memiliki dampak yang sama.

Lantas, apakah GERD bisa menyebabkan henti jantung? Meski gejalanya sama-sama menimbulkan rasa sakit di area dada, secara medis GERD tidak memiliki hubungan langsung dengan henti jantung mendadak. Supaya kamu tidak ikut termakan informasi yang keliru, yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Apakah GERD bisa menyebabkan henti jantung?

GERD tidak secara langsung menyebabkan henti jantung mendadak. Penyakit ini terjadi di saluran pencernaan, bukan di jantung. Namun, gejala GERD seperti nyeri dada, rasa terbakar di dada (heartburn), hingga sesak napas memang sering menyerupai serangan jantung. Hal itu membuat banyak orang mengira kondisinya berbahaya bagi jantung.

Meski begitu, GERD yang parah dan tidak ditangani bisa berkaitan secara tidak langsung dengan gangguan jantung. Sebab, iritasi asam lambung yang terus-menerus dapat memengaruhi saraf vagus, yaitu saraf yang berperan mengatur detak jantung. Kondisi ini pada sebagian orang bisa memicu jantung berdebar (palpitasi) atau gangguan irama jantung (aritmia), seperti fibrilasi atrium.

2. Apakah GERD bisa menyebabkan kematian?

Ilustrasi GERD (Pexels.com/cottonbro studio)

GERD pada dasarnya bukan penyakit yang langsung mengancam nyawa. Berkaitan dengan GERD, asam lambung naik tidak menyebabkan kematian mendadak. Namun, GERD adalah kondisi asam lambung kronis yang terjadi berulang dan dalam jangka panjang. Jika dikelola dengan baik, GERD umumnya bisa dikendalikan tanpa menimbulkan dampak fatal.

Masalah muncul ketika GERD diabaikan dan tidak ditangani dengan tepat. Paparan asam lambung yang terus-menerus dapat melukai dinding kerongkongan, menyebabkan peradangan kronis, luka (ulkus), hingga penyempitan kerongkongan. Dalam kasus tertentu, GERD yang berlangsung lama juga bisa memicu perubahan sel pada kerongkongan yang berisiko berkembang menjadi kanker kerongkongan.

3. Kapan harus segera ke dokter jika mengalami GERD?

Meski tidak menyebabkan henti jantung dan kematian mendadak, ada kondisi tertentu saat gejala GERD tidak boleh diabaikan dan perlu segera mendapat penanganan medis. Maka dari itu, segera periksakan diri ke dokter jika kamu mengalami:

  • Nyeri dada, terutama bila terasa menekan atau menusuk

  • Sesak napas yang muncul bersamaan dengan nyeri dada

  • Nyeri menjalar ke lengan atau rahang yang bisa menyerupai gejala serangan jantung

  • Gejala GERD yang berat atau sering kambuh, meski sudah minum obat

  • Sering mengandalkan obat asam lambung tanpa resep, lebih dari dua kali seminggu

Itulah fakta medis di balik kekhawatiran mengenai apakah GERD bisa menyebabkan henti jantung yang diperdebatkan di media sosial. Semoga informasi ini menjawab pertanyaanmu, ya.

FAQ seputar apakah GERD bisa menyebabkan kematian

Apakah GERD bisa langsung menyebabkan henti jantung?

Tidak. GERD tidak secara langsung menyebabkan henti jantung, tetapi gejalanya bisa menyerupai masalah jantung.

Kenapa gejala GERD sering disangka serangan jantung?

Karena GERD bisa menimbulkan nyeri dada, sensasi terbakar, dan sesak yang mirip keluhan jantung.

Kapan penderita GERD harus waspada dan ke dokter?

Jika nyeri dada sangat hebat, menjalar ke lengan atau rahang, disertai sesak napas atau pusing, segera periksa medis.

Referensi

"Does Acid Reflux Increase The Risk of Heart Attack?". British Heart Foundation. Diakses Januari 2026.
"Is There A Link Between Acid Reflux And Palpitations?". Medical News Today. Diakses Januari 2026.
"Can Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Cause Arrhythmias?". Vinmec. Diakses Januari 2026.
"Can Acid Reflux Kill You?". Medical News Today. Diakses Januari 2026.
"Can Acid Reflux Kill You or Cause Dangerous Complications?". Healthline. Diakses Januari 2026.
"Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)". Mayo Clinic. Diakses Januari 2026.

Editorial Team