Sebagian orang mungkin ingat masa kecilnya yang penuh lumpur dan tanah, berlarian di halaman, menggali pasir atau tanah, atau hujan-hujanan. Dulu, banyak orang tua percaya bahwa bermain di luar dan “sedikit kotor” membuat anak lebih kuat. Kini, sains mulai membuktikan bahwa keyakinan itu ada benarnya.
Beberapa penelitian menunjukkan, paparan kotoran sejak dini justru dapat menurunkan risiko anak mengalami alergi maupun penyakit autoimun. Dengan kata lain, paparan ini bisa membantu melindungi tubuh dari kondisi ketika sistem imun bereaksi berlebihan terhadap alergen atau bahkan menyerang jaringan tubuhnya sendiri.
Pada tahun-tahun awal kehidupan, sistem kekebalan anak sedang giat-giatnya belajar. Sel-sel pelindung di dalam tubuh ibarat pasukan yang harus dilatih untuk mengenali mana yang termasuk bagian dari tubuh sendiri, mana zat asing yang tidak berbahaya, dan mana yang benar-benar berbahaya seperti bakteri atau virus penyebab penyakit. Kemampuan membedakan inilah yang menentukan apakah sistem imun akan menyerang dengan tepat sasaran atau justru bereaksi keliru.
Proses belajar alami ini menjelaskan mengapa interaksi anak dengan lingkungannya, termasuk paparan kotoran dalam kadar wajar, bisa berperan penting dalam membentuk ketahanan tubuh mereka di masa depan.
