Orang yang menjalani pengobatan TBC aktif mungkin mulai merasa lebih baik setelah beberapa minggu. Namun, kuman masih dapat hidup di dalam tubuh. Menghentikan obat terlalu cepat bisa membuat seseorang kembali sakit, sedangkan penggunaan obat yang tidak teratur dapat mendorong munculnya resistansi obat.
Jadi, TBC aktif belum bisa diobati dalam satu bulan dengan regimen standar yang dijelaskan dalam panduan WHO. Pengobatannya berlangsung berbulan-bulan dan harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Terapi satu bulan memang ada, yang disebut 1HP, tetapi ini merupakan terapi pencegahan, bukan pengganti pengobatan TBC aktif.
World Health Organization, “2.3 TB Treatment Coverage and Outcomes,” Global Tuberculosis Report 2025, diakses Oktober 2026.
World Health Organization, “2. Key Considerations in DS-TB Treatment,” WHO TB Knowledge Sharing, diakses Oktober 2026.
World Health Organization, “WHO Announces Landmark Changes in Treatment of Drug-Resistant Tuberculosis,” diakses Oktober 2026.
World Health Organization, WHO Consolidated Guidelines on Tuberculosis: Module 4: Treatment and Care, edisi ke-2, diakses Oktober 2026.
World Health Organization, WHO Consolidated Guidelines on Tuberculosis, Module 1: Prevention—Tuberculosis Preventive Treatment, edisi ke-2, diakses Oktober 2026.
World Health Organization, “3.3.5.2. Dosages,” WHO TB Knowledge Sharing, diakses Oktober 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Treating Active Tuberculosis Disease,” diakses Oktober 2026.