Boleh, dengan catatan.
Minum kopi saat sahur relatif aman bagi orang dewasa sehat jika:
Tidak melebihi batas aman (≤400 mg kafein/hari).
Tetap memenuhi kebutuhan cairan.
Tidak memiliki gangguan lambung atau sensitivitas kafein.
Tidak mengorbankan kualitas tidur.
Namun, jika tujuan minum kopi adalah agar tidak lemas, perlu diingat bahwa energi utama tetap berasal dari asupan karbohidrat kompleks, protein, dan hidrasi yang cukup, bukan dari kafein.
Bagi yang terbiasa minum kopi setiap hari, menghentikannya mendadak saat Ramadan juga bisa memicu gejala withdrawal seperti sakit kepala dan mudah marah. Dalam kasus ini, mengurangi secara bertahap sebelum Ramadan sering kali lebih disarankan.
Pada akhirnya, tubuh setiap orang berbeda. Ada yang tetap fokus dan segar dengan secangkir kopi saat sahur, ada pula yang justru merasa lebih haus dan sulit tidur. Mendengarkan respons tubuh sendiri sangat penting.
Puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga keseimbangan tubuh. Kopi bisa menjadi bagian dari rutinitas sahur selama dikonsumsi secara bijak.
Referensi
Sophie C. Killer, Andrew K. Blannin, and Asker E. Jeukendrup, “No Evidence of Dehydration With Moderate Daily Coffee Intake: A Counterbalanced Cross-Over Study in a Free-Living Population,” PLoS ONE 9, no. 1 (January 9, 2014): e84154, https://doi.org/10.1371/journal.pone.0084154.
Efsa Panel on Dietetic Products Nutrition And Allergies, “Scientific Opinion on the Safety of Caffeine,” EFSA Journal 13, no. 5 (May 1, 2015), https://doi.org/10.2903/j.efsa.2015.4102.
Robin Poole et al., “Coffee Consumption and Health: Umbrella Review of Meta-analyses of Multiple Health Outcomes,” BMJ 359 (November 22, 2017): j5024, https://doi.org/10.1136/bmj.j5024.
"Healthy diet." World Health Organization. Diakses Februari 2026.
Christopher Drake et al., “Caffeine Effects on Sleep Taken 0, 3, or 6 Hours Before Going to Bed,” Journal of Clinical Sleep Medicine 9, no. 11 (November 14, 2013): 1195–1200, https://doi.org/10.5664/jcsm.3170.