Ternyata, tubuh manusia ternyata merespons olahraga jauh lebih cepat daripada yang selama ini dibayangkan. Sebuah studi baru dari Universitas Newcastle menunjukkan bahwa hanya dengan sekitar 10 menit aktivitas fisik intens, tubuh sudah mengirimkan sinyal biologis yang kuat, bahkan hingga ke tingkat genetik.
Dalam penelitian ini, para peneliti menemukan, olahraga singkat mampu meningkatkan konsentrasi berbagai molekul kecil dalam aliran darah. Molekul-molekul ini berkaitan dengan penurunan peradangan, perbaikan fungsi pembuluh darah, serta metabolisme yang lebih sehat. Menariknya, efek ini tidak berhenti pada jaringan sehat saja.
Ketika darah yang “terkondisi olahraga” tersebut diaplikasikan pada sel kanker usus di laboratorium, aktivitas lebih dari 1.300 gen berubah. Gen-gen yang terlibat dalam pertumbuhan sel kanker, produksi energi, hingga perbaikan kerusakan DNA ikut terpengaruh. Temuan ini memberi gambaran baru tentang bagaimana olahraga bisa menjadi pelindung alami terhadap kanker.
