Comscore Tracker

Kenapa Beberapa Pasien Diabetes Butuh Suntik Insulin?

Ada kondisi diabetes di mana hormon insulin tidak diproduksi

Diabetes adalah salah satu jenis penyakit kronis yang angka kasusnya makin meningkat. Mungkin beberapa orang sudah tahu bahwa sebagian pasien diabetes butuh injeksi atau suntik insulin. Pertanyaannya, kenapa bisa demikian?

Untuk mengetahui jawabannya, terus baca penjelasan di bawah ini hingga akhir, ya!

1. Hormon insulin

Kenapa Beberapa Pasien Diabetes Butuh Suntik Insulin?ilustrasi organ tubuh (pixabay.com/www_slon_pics)

Saat kita makan, makanan akan diubah menjadi gula atau glukosa. Gula akan diserap dan didistribusikan melalui pembuluh darah menuju ke sel-sel tubuh, dilansir Healthline.

Saat kadar gula dalam darah meningkat, maka pankreas akan mengeluarkan hormon insulin. Hormon insulin akan menjadi “kunci” agar gula yang berada di darah dapat masuk ke dalam sel tubuh.

Hormon insulin merupakan hormon yang diproduksi oleh pankreas yang berfungsi untuk mengatur masuknya gula ke dalam sel tubuh. Tanpa adanya insulin, gula di darah tidak dapat masuk ke dalam sel-sel tubuh.

2. Kondisi hormon insulin tidak bekerja dengan semestinya

Kenapa Beberapa Pasien Diabetes Butuh Suntik Insulin?ilustrasi mengecek kadar gula darah (pexels.com/Artem Podrez)

Terdapat beberapa kondisi yang membuat pankreas tidak dapat memproduksi hormon insulin atau memproduksi hormon insulin namun dengan jumlah sedikit. Akibatnya, gula darah tidak dapat masuk ke dalam sel-sel tubuh.

Kondisi paling umum yang berhubungan dengan hormon insulin yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Keduanya butuh konsultasi dengan dokter guna menentukan pengobatan atau terapi yang tepat, sehingga risiko komplikasi bisa diminimalkan.

Baca Juga: Studi: COVID-19 Tingkatkan Risiko Diabetes pada Anak

3. Diabetes

Kenapa Beberapa Pasien Diabetes Butuh Suntik Insulin?ilustrasi diabetes (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Mengutip WebMD, pada diabetes tipe 1, pankreas tidak dapat memproduksi insulin, salah satunya disebabkan oleh kondisi autoimun. Akibatnya, gula tetap berada di darah sehingga menyebabkan kadar gula darah meningkat.

Sementara itu, pada diabetes tipe 2, pankreas memproduksi insulin dengan jumlah cukup, tetapi sel-sel tubuh tidak menanggapi adanya insulin tersebut. Kondisi ini juga dikenal sebagai resistansi insulin. Keadaan ini menyebabkan gula tetap berada di pembuluh darah, sehingga kadar gula darah meningkat.

4. Pengobatan dengan insulin

Kenapa Beberapa Pasien Diabetes Butuh Suntik Insulin?ilustrasi suntik insulin (unsplash.com/Dennis Klicker)

Pada orang-orang dengan diabetes tipe 1, pankreas tidak dapat memproduksi hormon insulin. Karena tidak adanya hormon insulin yang diproduksi, maka pasien diabetes tipe 1 membutuhkan terapi insulin dari luar.

Sementara pada diabetes tipe 2, tidak semua pengidap memerlukan insulin. Dokter akan mempertimbangkan pola hidup sehat dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

Beberapa pasien diabetes tipe 2 juga memerlukan insulin apabila pengaturan pola hidup sehat dan pengobatan secara oral masih belum mencapai target gula darah.

5. Suntik insulin

Kenapa Beberapa Pasien Diabetes Butuh Suntik Insulin?ilustrasi suntik insulin (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Cara kerja insulin dari luar tubuh dalam bentuk injeksi atau suntikan sama dengan hormon insulin yang diproduksi pankreas. Terdapat berbagai jenis insulin sehingga dokter akan memberikan terapi insulin disesuaikan masing-masing kondisi pasien.

Dosis injeksi insulin juga akan berbeda-beda, sehingga harus berkonsultasi dengan dokter.

Insulin biasanya disuntikkan di area perut, lengan atas, paha, atau pantat. Penyuntikan insulin disarankan di titik yang berbeda untuk mencegah timbulnya benjolan yang dapat menghalangi penyerapan insulin.

Jadi, sudah paham, ya, mengapa beberapa pasien diabetes butuh suntik insulin?

Pada beberapa kasus, injeksi insulin memang dibutuhkan untuk menggantikan hormon insulin yang tidak dapat diproduksi di pankreas. Jadi, suntik insulin yang dilakukan terus-menerus bukan disebabkan karena “ketergantungan”, melainkan karena tubuh membutuhkannya.

Baca Juga: Kesepian Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2? Ini Faktanya!

Dewi Purwati Photo Verified Writer Dewi Purwati

Health enthusiast

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya