Comscore Tracker

Yips: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Ini bisa juga terjadi saat menulis atau mengetik

Pernahkah kamu mengalami kejang tangan tiba-tiba saat bermain golf atau saat sedang melakukan aktivitas dengan tangan lainnya? Kondisi ini dikenal sebagai yips, yaitu kejang di pergelangan tangan yang tidak disengaja akibat aktivitas tertentu.

Yips sering kali dialami oleh pegolf saat melakukan putt, pukulan golf yang dilakukan di atas putting green yang membuat bola menggelinding ke dalam atau di dekat hole. Kondisi ini digambarkan dengan pukulan yang gemetar dan tidak tepat saat mengayunkan bola. Selain pegolf, yips juga bisa memengaruhi atlet lain, penulis, ataupun pemain musik.

1. Apa itu yips?

Yips: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatanilustrasi gangguan gerakan saat main golf (pexels.com/Markus Spiske)

Yips adalah istilah tidak formal untuk gangguan gerakan yang melibatkan pergelangan tangan. Istilah ini diciptakan oleh Tommy Armour, seorang pemain golf profesional, pada awal tahun 1900-an.

Umumnya, yips terjadi pada pemain bisbol dan pegolf. Namun, atlet lain seperti kriket, dart, panahan, atau boling juga dapat mengembangkannya. Diperkirakan, hingga 30 persen pegolf profesional dan handicap yang cukup rendah mengalami kondisi ini.

Selain atlet, yips juga dapat memengaruhi orang-orang yang sering melakukan kegiatan dengan tangan seperti menulis, mengetik, atau bermain alat musik. Dalam hal ini, sering disebut “distonia penulis” atau “distonia musisi”.

2. Gejala yips

Yips: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatanilustrasi gangguan gerakan saat bermain golf (pixabay.com/22563)

Gejala yips yang paling umum adalah sentakan otot yang tiba-tiba atau tidak disengaja. Beberapa orang mungkin juga mengalami tremor atau gemetar, kedutan, kejang, atau merasa “terkunci” atau beku. Namun, gejala ini tidak terjadi saat melakukan aktivitas lain.

Baca Juga: Wajar kok Otot Sakit setelah Olahraga, Ini Cara Mengatasinya

3. Penyebab yips?

Yips: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatanilustrasi latihan golf (pexels.com/Jopwell)

Psikolog olahraga, Nick Molino, EdD, PC, mengatakan bahwa penelitian menunjukkan sekitar 70 persen penyebab yips adalah psikologis, dan 30 persennya adalah neurologis, mengutip Healthline.

Pada beberapa orang, yips terjadi karena distonia fokal, yaitu kondisi neurologis yang menyebabkan kontraksi otot yang tidak disengaja selama aktivitas tertentu. Kemungkinan besar, ini terkait dengan penggunaan otot tertentu secara berlebihan.

Sementara itu, penyebab faktor psikologi biasanya terkait dengan kecemasan saat melakukan aktivitas. Kecemasan ini bisa sangat kuat sehingga mengganggu kegiatan.

Selain penyebab di atas, beberapa faktor juga dikaitkan dapat meningkatkan risiko mengalami yips, seperti usia yang lebih tua, lebih banyak pengalaman bermain golf, dan permainan turnamen.

4. Pengobatan yips

Yips: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatanilustrasi penggunaan putter (pexels.com/Steve Momot)

Pengobatan yips biasanya dengan melakukan perubahan teknik dan penanganan kecemasan dalam beraktivitas. Ini mungkin termasuk:

  • Mengubah teknik memegang putter.
  • Mengubah genggaman.
  • Menggunakan putter yang lebih panjang, yang memungkinkan untuk menggunakan lebih banyak lengan dan bahu daripada tangan dan pergelangan tangan.
  • Pelatihan keterampilan mental seperti, relaksasi, visualisasi, atau berpikir positif.
  • Injeksi botoks (terapi toksin botulinum) ke dalam otot yang bekerja berlebihan. Ini dapat melemaskan otot dan mengurangi kejang. Terapi ini bersifat sementara. Sekitar 3-6 bulan mungkin butuh suntikan lagi untuk mengatasi gejala.

5. Bagaimana cara seorang atlet menghilangkan yips?

Yips: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatanilustrasi latihan fokus (pexels.com/Pixabay)

Menghilangkan yips tergantung pada penyebabnya. Jika ini terjadi akibat distonia fokal, mengubah cengkeraman atau gerakan mungkin bisa dilakukan. Bantuan psikolog olahraga dan mempelajari strategi mental untuk mengurangi kecemasan mungkin juga membantu.

Strategi mental yang dipelajari mungkin termasuk menghindari berpikir berlebihan, mendapat kepercayaan diri, serta fokus pada gerakan.

Itulah beberapa informasi menarik tentang yips. Jika kamu mengalami kondisi ini, mempraktikkan cara-cara pengobatan di atas mungkin dapat membantu. Bila tak mempan, tak ada salah untuk konsultasi ke dokter.

Baca Juga: Nyeri Tangan selama WFH, Begini Tips Mengatasi dan Mencegahnya

Dwi wahyu intani Photo Verified Writer Dwi wahyu intani

@intanio99

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya