7 Penyebab Benjolan di Payudara yang Bisa Digerakkan, Apakah Kanker?

Penanganannya tergantung pada penyebabnya

Menemukan benjolan di payudara bisa membuat siapa pun menjadi takut. Sangat wajar jika kamu jadi khawatir tentang kanker payudara.

Benjolan payudara bisa bergerak atau menempel di dalam jaringan payudara. Benjolan kanker mungkin menempel pada jaringan payudara. Namun, mobilitas suatu benjolan tidak dapat diandalkan untuk menentukan apakah benjolan tersebut bersifat kanker atau tidak.

Berikut ini akan dibahas apa saja kemungkinan penyebab benjolan payudara yang bisa digerakkan.

1. Fibroadenoma

Fibroadenoma adalah tumor payudara padat yang tidak bersifat kanker. Teksturnya halus dan mudah bergerak di bawah kulit saat disentuh. Fibroadenoma bisa mengalami perubahan ukuran menjadi lebih kecil atau besar seiring berjalannya waktu.

Diterangkan dalam laman Mayo Clinic, faktor-faktor yang mungkin terkait dengan pertumbuhan fibroadenoma meliputi kehamilan, penggunaan pil KB hormonal, atau sedang menstruasi.

2. Kista

7 Penyebab Benjolan di Payudara yang Bisa Digerakkan, Apakah Kanker?ilustrasi kista payudara (freepik.com/ArtPhoto_studio)

Kista payudara adalah kantong berisi cairan di dalam payudara yang berbentuk bulat, halus, dan kencang. Kista payudara dapat berukuran mulai dari beberapa milimeter hingga sebesar jeruk. Jaringan di sekitarnya mungkin terasa lunak.

Mengutip dari Healthline, kista payudara mungkin muncul sebelum menstruasi dan mengecil, membesar, atau hilang setelahnya. Kista payudara cenderung muncul dengan cepat sekitar waktu siklus menstruasi.

3. Nekrosis

Benjolan akibat nekrosis lemak payudara biasanya berbentuk bulat dan keras. Ini adalah kondisi di mana terjadi kerusakan jaringan lemak pada payudara. Kondisi ini lebih mungkin terjadi pada perempuan yang memiliki payudara sangat besar atau mengalami cedera pada payudara.

Nekrosis bisa juga disebabkan oleh lumpektomi sebelumnya dan radiasi untuk benjolan kanker. Namun, nekrosis bukanlah kanker.

Baca Juga: 5 Fakta Filler Payudara, Opsi Pembesaran Payudara Selain Implan 

4. Lipoma

7 Penyebab Benjolan di Payudara yang Bisa Digerakkan, Apakah Kanker?ilustrasi lipoma subkutan superfisial (commons.wikimedia.org/Jmarchn)

Lipoma adalah pertumbuhan jaringan lemak non kanker, dikutip dari Medical News Today. Lipoma bisa berkembang di mana saja pada tubuh, termasuk payudara.

Benjolan lipoma terasa lunak dan dapat digerakkan. Lipoma biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Ukurannya bisa mencapai beberapa sentimeter.

5. Abses payudara

Abses payudara adalah penumpukan nanah akibat infeksi. Gejalanya bisa meliputi:

  • Nyeri.
  • Kemerahan atau perubahan warna, kulit terasa hangat.
  • Adanya pembengkakan.
  • Keluar cairan dari puting susu.
  • Demam, menggigil, lelah.

Mungkin diperlukan pengobatan untuk abses dan infeksi yang menyebabkannya.

6. Adenosis sklerosis

7 Penyebab Benjolan di Payudara yang Bisa Digerakkan, Apakah Kanker?ilustrasi adenosis sklerosis (freepik.com/cookie_studio)

Payudara terdiri dari kelenjar penghasil susu (lobulus) dan saluran yang membawa susu ke puting. Ini dikelilingi oleh jaringan yang memberi ukuran dan bentuk pada payudara.

Adenosis sklerosis adalah pertumbuhan jaringan ekstra di dalam lobulus payudara. Adenosis sklerosis adalah kondisi payudara ringan yang mungkin terjadi akibat proses penuaan normal, dikutip dari Breast Cancer Now.

7. Perubahan fibrokistik

Perubahan fibrokistik adalah hal yang cukup umum terjadi. Menurut Breastcancer.org, sekitar 50 persen perempuan mengalami perubahan fibrokistik.

Perubahan hormon menyebabkan terbentuknya kista berisi cairan di satu atau kedua sisi payudara. Benjolan mungkin terasa keras atau kenyal. Gejala lain bisa meliputi:

  • Rasa sakit saat disentuh.
  • Pembengkakan.
  • Keluarnya cairan dari puting susu.

Penyebab benjolan yang bisa digerakkan di payudara belum tentu bersifat kanker. Namun, penting untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui dengan pasti penyebabnya dan menangani kondisi yang bersifat serius.

Baca Juga: 12 Penyebab Puting Payudara Sakit pada Perempuan, Jangan Sepelekan!

Topik:

  • Nurulia R F

Berita Terkini Lainnya