Campak adalah infeksi virus yang sangat menular dan dapat menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil. Pada sebagian besar orang dewasa, penyakit ini memang sering dianggap sebagai penyakit masa kanak-kanak. Namun ketika terjadi pada kehamilan, campak bukan sekadar infeksi biasa.
Perubahan sistem imun selama kehamilan membuat tubuh ibu lebih rentan terhadap infeksi tertentu. Karena itulah infeksi campak pada ibu hamil dapat menimbulkan gejala yang sama seperti pada orang lain, tetapi dengan risiko komplikasi yang lebih tinggi. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa ibu hamil dengan campak lebih sering membutuhkan perawatan di rumah sakit dibandingkan pasien yang tidak hamil.
Gejala campak biasanya tidak muncul langsung setelah terpapar virus. Masa inkubasi (waktu antara paparan virus dan munculnya gejala) umumnya sekitar 10–14 hari. Pada fase awal inilah tanda-tandanya sering disalahartikan sebagai flu atau pilek.
Berikut gejala campak pada ibu hamil yang perlu dikenali.
