Segera cari pertolongan medis jika muncul sesak, nyeri dada menetap, kebingungan, sulit dibangunkan, kejang, atau tidak berkemih.
Pada anak, perhatikan napas cepat, bibir kebiruan, dan tanda dehidrasi seperti tidak berkemih selama 8 jam. Demam atau batuk yang sempat membaik lalu memburuk juga perlu diperiksa.
Ibu hamil, anak di bawah 5 tahun, lansia, serta orang dengan penyakit kronis atau daya tahan tubuh lemah lebih berisiko mengalami komplikasi. Kelompok ini sebaiknya segera menghubungi dokter saat mengalami gejala flu.
Antivirus paling bermanfaat jika diberikan dalam 48 jam pertama, tetapi masih dapat berguna setelahnya pada pasien berisiko tinggi atau sakit berat. Antibiotik tidak mengobati virus influenza.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention, “Signs and Symptoms of Flu,” diakses September 2026.
World Health Organization, “Influenza (Seasonal),” diakses September 2026.
Saverio Caini et al., “Clinical Characteristics and Severity of Influenza Infections by Virus Type, Subtype, and Lineage: A Systematic Literature Review,” Influenza and Other Respiratory Viruses 12, no. 6 (2018): 780–92, https://doi.org/10.1111/irv.12575.
Centers for Disease Control and Prevention, “Treatment of Flu,” diakses September 2026.