Comscore Tracker

Mulai dari Ringan hingga Serius, Kenali 7 Penyebab Kelemahan Otot

Juga bisa disebabkan oleh penyakit yang mengancam jiwa

Apakah kamu sering merasa lemah setiap naik tangga atau untuk sekadar berdiri? Atau mungkin kamu pernah mengalami kelemahan otot mendadak? 

Ada banyak kondisi medis yang dapat mengurangi kekuatan otot dan membuat seseorang merasa lemah. Mulai dari penyakit ringan misalnya flu, sampai kondisi kegawatan seperti stroke. Kelemahan otot bisa terjadi secara bertahap atau mendadak.

Penting untuk diketahui, berikut ini beberapa penyebab melemahnya otot yang patut diwaspadai.

1. Penuaan

Mulai dari Ringan hingga Serius, Kenali 7 Penyebab Kelemahan OtotIlustrasi lemah otot kaki pada lansia (griswoldhomecare.com)

Dilansir WebMD, mulai dari lahir sampai berusia 30 tahun, otot akan semakin besar dan kuat. Pada usia 30 tahun ke atas, seseorang biasanya mulai kehilangan massa otot yang disebabkan oleh proses penuaan. Oleh karena itu, menyusutnya otot di usia tua adalah hal yang wajar. 

Ahli menyebut kondisi tersebut dengan sarkopenia. Orang biasanya tidak menyadari kondisi ini sampai usia 60-70 tahun. Gejalanya bisa berupa lemas yang menyebabkan seseorang malas untuk beraktivitas

2. Pengaruh obat-obatan

Mulai dari Ringan hingga Serius, Kenali 7 Penyebab Kelemahan Ototilustrasi obat-obatan (pexels.com/Artem Podrez)

Beberapa pengobatan bisa menyebabkan hilangnya massa otot. Contoh obat-obatan tersebut adalah golongan steroid dan statin (obat penurun kolesterol).

Jika kamu mengalami kelemahan otot tanpa sebab yang jelas dan memiliki riwayat konsumsi obat-obatan tersebut, coba tanyakan kepada ahli medis terkait kemungkinan efek samping obat.

Baca Juga: Nyeri Otot yang Bisa Menyerang Siapa Saja, Kenali Apa Itu Myalgia

3. Demam dan flu

Mulai dari Ringan hingga Serius, Kenali 7 Penyebab Kelemahan Ototilustrasi demam dan flu (pexels.com/Andreas Piacquadio)

Terkena flu sering kali membuat seseorang merasa lemah. Flu biasanya bertahan selama beberapa minggu. Kelemahan otot biasanya juga akan hilang jika kondisi flu sudah membaik.

Salah satu penyakit yang gejalanya serupa dengan flu adalah COVID-19. Selain batuk dan demam, gejala yang sering dijumpai pada penyakit akibat virus corona strain SARS-CoV-2 ini adalah kelemahan otot. Hilangnya kekuatan otot makin cepat terjadi pada pasien COVID-19 bergejala berat yang harus beristirahat di kasur sampai beberapa minggu.

4. Cedera otot

Mulai dari Ringan hingga Serius, Kenali 7 Penyebab Kelemahan Ototilustrasi cedera otot (pexels.com/Kindel Media)

Kamu bisa mengalami cedera otot semisal setelah mengangkat benda berat. Orang yang sering mengulang gerakan tertentu dalam kesehariannya juga rentan mengalami kelemahan otot. Kelemahan otot pada kondisi ini sering kali disebabkan oleh robeknya otot akibat cedera.

Temuilah ahli medis jika cedera dirasa tak kunjung sembuh atau makin parah. Melakukan stretching secara rutin bisa mencegah terjadinya cedera kembali dan menjaga kekuatan otot.

5. Multiple sclerosis

Mulai dari Ringan hingga Serius, Kenali 7 Penyebab Kelemahan Ototilustrasi kerusakan selubung saraf akibat multiple sclerosis (newatlas.com)

Lemahnya otot juga bisa menandakan suatu penyakit serius, salah satunya multiple sclerosis. Penyakit ini disebabkan oleh sistem imun yang menyerang lapisan pelindung saraf. Ini menyebabkan terputusnya hubungan antara otak dengan bagian tubuh lain.

Dilansir Mayo Clinic, gejala multiple sclerosis bergantung pada jumlah saraf yang rusak dan saraf apa yang terkena. Gejala yang sering terjadi adalah kebas, kesemutan, dan lemahnya otot pada satu atau lebih anggota gerak. Pada orang dengan gejala berat bisa jadi sampai tidak mampu untuk jalan sendiri.  

6. Stroke

Mulai dari Ringan hingga Serius, Kenali 7 Penyebab Kelemahan Ototilustrasi stroke (stroke.org)

Kelemahan pada penyakit stroke bersifat mendadak. Kelemahan otot yang terjadi umumnya adalah lemah separuh tubuh. Beberapa gejala lain dari stroke yang harus diwaspadai adalah sebagai berikut:

  • Pusing
  • Pandangan ganda
  • Susah berbicara
  • Hilangnya keseimbangan tubuh
  • Nyeri kepala
  • Kebingungan

Stroke adalah kondisi kegawatan medis. Jika kamu atau ada anggota keluarga yang mengalami tanda-tanda stroke, segera pergi ke unit gawat darurat rumah sakit.

7. Myasthenia gravis

Mulai dari Ringan hingga Serius, Kenali 7 Penyebab Kelemahan Ototilustrasi kelemahan otot kelopak mata akibat myasthenia gravis (premierneurologycenter.com)

Dilansir National Institutes of Neurological Disorders and Stroke, myasthenia gravis adalah penyakit autoimun yang menyerang saraf dan otot. Tidak hanya menyerang otot pada anggota gerak, penyakit ini juga menyebabkan kelemahan otot-otot pernapasan yang bisa mengarah pada kondisi gagal napas. 

Ciri khas dari penyakit ini adalah kelemahan otot yang dipicu aktivitas dan membaik dengan istirahat. Gejala bisa terjadi mendadak. Derajat keparahan kelemahan otot bervariasi antar individu. Berikut adalah tanda-tanda dari myasthenia gravis:

  • Kelemahan otot mata
  • Kelopak mata turun
  • Pandangan kabur atau pandangan ganda
  • Bergantinya ekspresi wajah
  • Susah menelan
  • Sesak napas
  • Sulit berbicara
  • Lemahnya lengan, kaki, leher, hingga jari-jari

Itulah beberapa penyebab kelemahan otot. Sebenarnya masih ada banyak hal lain yang bisa menyebabkan keluhan ini, seperti gangguan tidur, masalah tiroid, gagal jantung, diabetes, dan masih banyak lagi.

Bisa disimpulkan bahwa kelemahan otot bisa jadi pertanda adanya kondisi medis tertentu, mulai dari kondisi ringan hingga serius yang bisa mengancam nyawa. Oleh karena itu, jika kamu merasakan kelemahan otot tanpa sebab yang jelas, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Baca Juga: Waspada Ladies, 7 Penyakit Ini Lebih Berbahaya bagi Perempuan!

Gilberta Rebecca Photo Verified Writer Gilberta Rebecca

Health enthusiast ❤️

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya