Comscore Tracker

Waspada, 8 Tanda Awal Diabetes Tipe Dua yang Sering Tidak Disadari!

Gejalanya cenderung ringan pada tahap awal

Diabetes merupakan kondisi medis kronis yang ditandai dengan penumpukan kadar gula atau glukosa dalam aliran darah. Pada diabetes tipe dua, tubuh tidak mampu merespon insulin yakni hormon yang mengatur pergerakan gula ke dalam sel sebagaimana mestinya.

Diabetes tipe dua dapat berkembang secara lambat dan gejala yang ditunjukkan cenderung ringan, hingga kurang disadari masyarakat awam. Dilansir dari Healthline dan Medical News Today, tanda awal diabetes tipe dua cenderung tidak selalu terlihat.

Namun, jika dirasa mengalami tanda-tanda awal berikut ini maka berkonsultasi ke dokter untuk diagnosis dini sangat dianjurkan.

1. Sering merasa lelah

Waspada, 8 Tanda Awal Diabetes Tipe Dua yang Sering Tidak Disadari!Pexels.com/Pixabay

Tanda pertama yang sering dianggap biasa adalah sering merasa lelah. Kelelahan terjadi karena kadar gula tidak cukup bergerak dari aliran darah ke sel-sel tubuh.

Akibatnya tingkat energi seseorang mengalami penurunan.

2. Nyeri, mati rasa, atau kesemutan

Waspada, 8 Tanda Awal Diabetes Tipe Dua yang Sering Tidak Disadari!Pexels.com/Pixabay

Kadar gula yang tinggi dapat mempengaruhi sirkulasi darah dan merusak saraf tubuh. Seseorang yang menderita diabetes tipe dua, tidak jarang menunjukkan tanda awal seperti sensasi rasa sakit, mati rasa, atau kesemutan di area tangan dan kaki.

Kondisi tersebut umumnya berkembang lambat yang mungkin terjadi setelah diagnosis menderita diabetes. Akan tetapi nyeri, mati rasa, atau kesemutan bisa juga menjadi tanda awal diabetes tipe dua bagi kebanyakan orang.

3. Penglihatan kabur

Waspada, 8 Tanda Awal Diabetes Tipe Dua yang Sering Tidak Disadari!Pexels.com/Andrea Piacquadio

Kelebihan gula dalam darah dapat mempengaruhi kinerja pembuluh darah kecil di mata. Akibatnya seseorang yang menderita diabetes tipe dua menunjukkan tanda awal penglihatan kabur, yang dapat terjadi pada satu mata atau keduanya.

4. Rasa lapar yang meningkat

Waspada, 8 Tanda Awal Diabetes Tipe Dua yang Sering Tidak Disadari!Pexels.com/Vincenzo Giove

Rasa lapar yang meningkat atau sering disebut polifagia dapat menjadi indikasi awal diabetes. Ketika sistem dalam tubuh rusak, sel-sel dalam tubuh tidak dapat menyerap glukosa.

Akibatnya, tubuh terus-menerus mencari asupan yang lebih banyak sebagai bahan bakar.

Baca Juga: 5 Ciri-ciri Awal Kamu Mengidap Diabetes, Jangan Terlewatkan

5. Sering buang air kecil

Waspada, 8 Tanda Awal Diabetes Tipe Dua yang Sering Tidak Disadari!Pexels.com/Vitória Santos

Kondisi ini dikenal juga dengan sebutan poliuria yang mana seseorang akan sering buang air kecil secara berlebihan. Biasanya kondisi sering buang air kecil terjadi terutama saat malam hari.

Sering buang air kecil secara berlebihan merupakan tanda bahwa kadar gula darah cukup tinggi sehingga ginjal mencoba mengeluarkannya melalui urin dengan menyaringnya keluar dari darah.

6. Rasa haus yang meningkat

Waspada, 8 Tanda Awal Diabetes Tipe Dua yang Sering Tidak Disadari!Pexels.com/Andrea Piacquadio

Rasa haus yang meningkat memiliki korelasi dengan seringnya buang air kecil. Di samping itu, rasa haus tersebut juga memiliki kaitan dengan kadar gula darah tinggi.

Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi tersebut membuat seseorang merasa dehidrasi sehingga rasa haus kian meningkat. Seringkali, minum pun tidak melegakan rasa haus penderita.

7. Terdapat bercak kulit gelap

Waspada, 8 Tanda Awal Diabetes Tipe Dua yang Sering Tidak Disadari!Pexels.com/Buenosia Carol

Perubahan warna gelap di lipatan kulit sering disebut akantosis nigrikans. Kondisi ini menjadi tanda peringatan dini lain dari diabetes tipe dua yang umum terlihat di area leher, ketiak, dan selangkangan.

Hal tersebut disebabkan karena kelebihan insulin dalam darah, yang umum terjadi pada penderita diabetes tipe dua karena resistensi insulin. Resistensi insulin adalah prekursor utama dari diabetes tipe dua.

8. Penyembuhan luka yang cenderung lambat

Waspada, 8 Tanda Awal Diabetes Tipe Dua yang Sering Tidak Disadari!Unsplash.con/Cristian Newman

Tingginya kadar gula dalam darah dapat merusak saraf dan pembuluh darah sehingga mengganggu sirkulasi darah. Tidak jarang, seseorang yang menderita diabetes membutuhkan waktu lebih lama untuk proses penyembuhan.

Penyembuhan luka yang cenderung lambat dapat meningkatkan risiko infeksi karena kadar gula darah yang berkepanjangan dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Kesadaran untuk mengenali tanda-tanda awal diabetes tipe dua dapat memungkinkan penderita segera terdiagnosis dan memperoleh perawatan lebih cepat dan tepat.

Tanpa penanganan secara tepat, kadar gula darah dapat terus-menerus mengalami peningkatan sehingga tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan komplikasi parah. Melakukan perubahan gaya hidup memberi dampak positif untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan meminimalisir risiko komplikasi.

Untuk itu selalu waspada dengan 8 tanda awal diabetes tipe dua yang telah dipaparkan di atas, ya! Karena gejalanya seringkali tidak terlihat.

Indri yani Photo Writer Indri yani

Riset, data, dan kepenulisan ilmiah adalah hal yang menyenangkan untuk ditelisik. Kecintaan terhadap dunia kepenulisan ditorehkannya melalui bait-bait alinea.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Diana Hasna

Berita Terkini Lainnya