Penanganan bibir pecah-pecah sebaiknya disesuaikan dengan penyebabnya. Namun, ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kelembapan bibir sekaligus mencegahnya makin parah.
Pertama, gunakan lip balm secara rutin, terutama yang mengandung bahan oklusif seperti petrolatum atau beeswax untuk membantu mengunci kelembapan. Saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, pilih produk yang juga mengandung SPF agar bibir terlindungi dari paparan sinar UV.
Kedua, hindari kebiasaan menjilat, menggigit, atau mengelupas kulit bibir yang kering. Meski terasa membantu sesaat, tetapi kebiasaan ini justru dapat memperparah iritasi dan memperlambat proses penyembuhan.
Ketiga, perhatikan produk yang digunakan pada area bibir dan mulut. Jika bibir sering pecah-pecah tanpa penyebab yang jelas, coba hentikan sementara penggunaan produk baru, seperti lipstik, lip balm, pasta gigi, atau obat kumur yang mengandung pewangi maupun perisa tertentu. Jika membaik setelah produk dihentikan, kemungkinan terdapat iritan atau alergi terhadap salah satu kandungannya.
Selain itu, tetap cukupi hidrasi setiap hari dan konsumsi makanan bergizi seimbang agar kebutuhan vitamin B, zat besi, serta nutrisi penting lainnya tercukupi. Jika berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama atau tinggal di lingkungan dengan udara kering, penggunaan humidifier juga dapat membantu menjaga kelembapan udara.
Apabila bibir pecah-pecah tidak kunjung membaik selama lebih dari dua hingga tiga minggu, sering berdarah, muncul kerak tebal, atau disertai luka yang tidak sembuh, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui jika ada infeksi, alergi, kekurangan nutrisi, atau kondisi medis lain yang mendasarinya.
Referensi
"Cheilitis: A Diagnostic Algorithm and Review of Underlying Etiologies". National Library of Medicine. Diakses Juli 2026.
Collet, Evelyne, Géraldine Jeudy, and Sophie Dalac. “Cheilitis, Perioral Dermatitis and Contact Allergy.” European Journal of Dermatology 23, no. 3 (May 1, 2013): 303–7.
"Chronic relapsing allergic contact cheilitis from a toothpaste. A case report". National Library of Medicine. Diakses Juli 2026.
"Sun Exposure in Travelers". Centers for Disease Control and Prevention. Diakses Juli 2026.
Narayanan, Deepika, and Megan Rogge. “Cheilitis: A Diagnostic Algorithm and Review of Underlying Etiologies.” Dermatitis 35, no. 5 (February 29, 2024): 431–42.