Menyegerakan berbuka bukan berarti makan berlebihan. Rekomendasinya adalah berbuka dengan air putih dan makanan ringan yang mudah dicerna untuk memulihkan kadar gula darah dan cairan secara bertahap.
Dari sisi fisiologi, waktu magrib adalah titik ketika tubuh sudah mencapai batas adaptasi metabolik hari itu. Menunda berbuka berarti memperpanjang periode stres metabolik tanpa manfaat tambahan.
Tubuh manusia memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa. Namun, adaptasi tetap memiliki batas. Memberi asupan tepat waktu adalah bentuk penghargaan terhadap kerja sistem metabolisme yang sudah bertahan seharian.
Puasa memberikan banyak manfaat spiritual dan, pada sebagian individu, manfaat metabolik. Namun, dari perspektif medis, menyegerakan berbuka memiliki alasan kuat, yaitu mencegah dehidrasi, menurunkan risiko hipoglikemia, dan mengurangi stres fisiologis berlebihan. Segera minum air dan mengonsumsi makanan ringan saat waktu berbuka tiba dapat menjadi perlindungan efektif terhadap risiko yang sebenarnya bisa dicegah.
Referensi
"Dehydration." Mayo Clinic. Diakses Februari 2026.
Anis Chaouachi et al., “The Effects of Ramadan Intermittent Fasting on Athletic Performance: Recommendations for the Maintenance of Physical Fitness,” Journal of Sports Sciences 30, no. sup1 (June 27, 2012): S53–73, https://doi.org/10.1080/02640414.2012.698297.
M. M. NasrAllah and N. A. Osman, “Fasting During the Month of Ramadan Among Patients With Chronic Kidney Disease: Renal and Cardiovascular Outcomes,” Clinical Kidney Journal 7, no. 4 (May 31, 2014): 348–53, https://doi.org/10.1093/ckj/sfu046.
Yousef Boobes et al., “Consensus Recommendations on Fasting During Ramadan for Patients With Kidney Disease: Review of Available Evidence and a Call for Action (RaK Initiative),” BMC Nephrology 25, no. 1 (March 6, 2024): 84, https://doi.org/10.1186/s12882-024-03516-y.
"Diabetes and Ramadan: Practical Guidelines." International Diabetes Federation and Diabetes and Ramadan International Alliance. Diakses Februari 2026.
Mohamed Hassanein et al., “Diabetes and Ramadan: Practical Guidelines 2021,” Diabetes Research and Clinical Practice 185 (January 8, 2022): 109185, https://doi.org/10.1016/j.diabres.2021.109185.
Rami Al‐Jafar et al., “Effect of Religious Fasting in Ramadan on Blood Pressure: Results From LORANS (London Ramadan Study) and a Meta‐Analysis,” Journal of the American Heart Association 10, no. 20 (October 8, 2021): e021560, https://doi.org/10.1161/jaha.120.021560.
"NHS expert offers fasting advice to people with diabetes in the East Midlands for Ramadan." National Health Service. Diakses Februari 2026.