Ada juga alasan lain terkait mulut pahit saat bangun tidur:
Sisa makanan yang tidak dibersihkan sebelum tidur menjadi media berkembang biaknya bakteri. Bakteri ini menghasilkan zat yang dapat mengubah rasa dan menyebabkan bau mulut serta rasa pahit.
Penyakit gusi (gingivitis/periodontitis) dan infeksi oral juga berkontribusi pada perubahan rasa.
Berbagai obat dapat menyebabkan disgeusia (gangguan rasa) atau mulut kering sebagai efek samping, termasuk antibiotik tertentu, antidepresan, antihistamin, obat tekanan darah, dan suplemen tablet zat besi atau zink.
Obat-obatan ini dapat mengubah indra perasa langsung atau tidak langsung melalui mulut kering.
Selama kehamilan, perubahan hormon dapat memengaruhi indera perasa dan menyebabkan mulut terasa pahit atau logam. Gejala ini biasanya muncul pada trimester pertama dan dapat membaik seiring waktu.
Infeksi saluran pernapasan atas, sinusitis, atau drainase postnasal (lendir dari hidung/tenggorokan) dapat menyebabkan rasa pahit di mulut, terutama pagi hari. Lendir yang menumpuk di tenggorokan selama tidur dapat mengubah rasa dan memicu rasa tidak enak.
Beberapa kondisi sistemik dapat menyebabkan perubahan rasa, termasuk diabetes, penyakit hati dan gagal ginjal. Kelainan metabolisme pada kondisi ini dapat mengubah komposisi air liur atau menghasilkan metabolit yang diekskresikan ke mulut, menimbulkan rasa pahit.