Makanan praktis seperti keripik, sosis, mi instan, hingga minuman manis rasanya sudah bagian dari keseharian banyak orang karena mudah didapat, cepat dikonsumsi, dan menawarkan kenyamanan di tengah rutinitas padat. Sayangnya, di balik itu ada konsekuensi bagi kesehatan.
Sebuah studi besar yang dipresentasikan dalam American College of Cardiology Annual Scientific Session (ACC.26) dan dipublikasikan di JACC Advances menunjukkan bahwa konsumsi tinggi makanan ultraproses berkaitan dengan peningkatan signifikan risiko penyakit jantung.
Penelitian ini memperkuat kekhawatiran bahwa bukan hanya apa yang kita makan, tetapi juga bagaimana makanan itu dibuat berkontribusi terhadap kesehatan jantung.
