Comscore Tracker

Waspada, Ini 5 Bahaya Tersembunyi yang Ada di Ikan Kaleng

Seringkali tak disadari oleh banyak orang, lho!

Siapa di sini yang suka makan ikan kaleng? Ikan kaleng banyak dipilih karena praktis, murah dan gampang dimasak. Selain itu, pilihan ikan kaleng juga beragam, seperti ikan tuna, mackarel, sarden, salmon, herring dan lain sebagainya.

Namun, ada bahaya tersembunyi yang ada di dalam ikan kaleng dan tak disadari oleh banyak orang. Apa saja bahaya yang bisa ditimbulkan oleh ikan kaleng? Simak selengkapnya di bawah ini!

1. Mengandung bisphenol A yang berpengaruh pada perkembangan otak

Waspada, Ini 5 Bahaya Tersembunyi yang Ada di Ikan Kalengupmc.com

Menurut U.S Food and Drug Administration (FDA) di tahun 2010, ikan kaleng seringkali terpapar bisphenol A (BPA), zat yang ada di lapisan logam. BPA bisa memengaruhi perkembangan otak, perilaku dan kelenjar prostat pada janin, bayi dan anak-anak.

Orang yang mengonsumsi makanan kaleng akan membuat kadar BPA pada tubuh melonjak drastis. Penelitian oleh Harvard University di tahun 2011 melaporkan bahwa kadar BPA dalam urin meningkat sebesar 1.200 persen. Hal ini terjadi pada orang-orang yang sengaja makan sup kaleng selama lima hari berturut-turut.

2. Mengandung kadar garam yang tinggi

Waspada, Ini 5 Bahaya Tersembunyi yang Ada di Ikan Kalengsporteluxe.com

Ikan tuna sirip biru segar memilki kandungan garam 42 mg per 85 gram sajian. Para produsen biasanya menambahkan garam pada ikan tuna sebelum proses pengalengan. Kandungan garam pun meningkat menjadi 320 mg per 85 gram sajian. Naik menjadi hampir 8 kali lipat!

Menurut rekomendasi dari The Centers for Disease Control and Prevention, kadar garam yang wajar dikonsumsi adalah 2.300 mg per hari. Terlalu banyak garam yang dikonsumsi bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, berisiko memicu penyakit jantung dan stroke.

3. Kandungan minyaknya tinggi kalori

Waspada, Ini 5 Bahaya Tersembunyi yang Ada di Ikan Kalengthedailymeal.com

Ikan kaleng memiliki kandungan minyak yang tinggi kalori. Dalam satu sajian dengan berat 85 gram, terdapat 138 kalori dan 7 gram lemak. Kalori dan lemaknya cukup tinggi sehingga bisa meningkatkan berat badan. Makanan ini perlu dihindari jika kamu ingin menurunkan berat badan.

Jika kamu sedang diet, pilih ikan kaleng yang dikemas dalam air, bukan yang dikemas dalam minyak. Ikan kaleng yang dikemas dalam air memiliki 99 kalori dan 1 gram lemak. Untuk menghindari kelebihan lemak dan kalori, konsumsi ikan kaleng tanpa mayones atau saus lain yang tinggi kalori, saran laman SF Gate Healthy Eating.

Baca Juga: 5 Langkah Tentukan Kesehatan Lingkungan Pertemananmu, Cocok Gak?

4. Memiliki kandungan merkuri yang membahayakan kesehatan

Waspada, Ini 5 Bahaya Tersembunyi yang Ada di Ikan Kalengepicurious.com

Ikan-ikan laut dalam terkenal dengan kandungan merkurinya yang tinggi. Tak terkecuali ikan tuna. Menurut U.S Food and Drug Administration, ikan tuna albacore putih memiliki kandungan merkuri lebih banyak dari jenis tuna lainnya.

Apabila ikan kaleng yang mengandung merkuri dikonsumsi terlalu sering, ini bisa menyebabkan keracunan. Asupan merkuri tinggi akan menghambat perkembangan sistem saraf bayi yang belum lahir. Selain itu, merkuri juga bisa membahayakan ibu hamil dan anak-anak.

5. Berkaitan dengan zat pemicu kanker

Waspada, Ini 5 Bahaya Tersembunyi yang Ada di Ikan Kalengepicurious.com

The last one, konsumsi ikan kaleng memiliki keterkaitan dengan kanker. Menurut The Center for Enviromental Health (CEH), 40 persen dari ikan kaleng yang dites mengandung bisphenol A (BPA).

Padahal, BPA berkaitan dengan cacat lahir, kanker payudara, kanker prostat, diabetes dan penyakit jantung. Data ini dirilis pada tahun 2017 dan dikutip oleh laman Healthline.

Nah, itulah 5 bahaya tersembunyi dari ikan kaleng yang tak banyak orang ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Baca Juga: 5 Manfaat Ikan Salmon untuk Kesehatan Kulitmu

Nena Zakiah Photo Community Writer Nena Zakiah

Journalist, photographer and foodies at the same time. Interest in social & gender studies. Catch me up at my Instagram @nenazakiah.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Siantita Novaya

Just For You