ilustrasi dokter memeriksa pasien (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Cari pertolongan medis segera jika satu kaki tiba-tiba membengkak, terutama jika disertai nyeri, terasa dingin, atau tampak pucat. Bengkak yang disertai nyeri dada, sulit bernapas, sesak saat berbaring, pingsan, pusing berat, atau batuk berdarah juga perlu ditangani sebagai keadaan darurat. Gejala-gejala tersebut dapat menandakan masalah serius, termasuk bekuan darah atau gangguan jantung.
Ada pula jenis pembengkakan yang berbeda dari bengkak di pergelangan kaki, yaitu pembengkakan mendadak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan. Ini dapat menjadi tanda angioedema, reaksi serius yang dalam beberapa kasus berkaitan dengan obat hipertensi golongan ACE inhibitor, seperti perindopril. Jika pembengkakan mengganggu napas atau menelan, cari pertolongan darurat.
Jadi, obat hipertensi tertentu bisa menyebabkan kaki bengkak, terutama amlodipine dan nifedipine. Namun, jangan langsung menyimpulkan obat sebagai penyebabnya. Catat perubahan gejala dan diskusikan dengan dokter agar penyebabnya dinilai dan pengobatan tekanan darah tetap aman.
Referensi
Ling Liang, Janice Y. Kung, and Bradley Mitchelmore, “Comparative Peripheral Edema for Dihydropyridines Calcium Channel Blockers Treatment: A Systematic Review and Network Meta-Analysis,” The Journal of Clinical Hypertension 24, no. 5 (2022): 536–54, https://doi.org/10.1111/jch.14436.
National Library of Medicine, “Amlodipine Besylate Tablet,” DailyMed, diakses 7 Oktober 2026.
Domenic A. Sica, “Calcium Channel Blocker-Related Peripheral Edema: Can It Be Resolved?,” The Journal of Clinical Hypertension 5, no. 4 (2003): 291–95, https://doi.org/10.1111/j.1524-6175.2003.02402.x.
Mayo Clinic, “Leg Swelling: Causes and Definition,” diakses 7 Oktober 2026.
National Health Service, “Side Effects of Perindopril,” diakses 7 Oktober 2026.