Penyakit ginjal kronis (PGK) memengaruhi jutaan orang di dunia. Namun, epidemi penyakit ini jauh lebih luas. Studi terbaru dalam jurnal Circulation menunjukkan bahwa bahkan sebelum gejala klinis jelas, ginjal yang mengalami kerusakan bisa berdampak pada jantung. Tentu saja ini bukan kabar baik.
Selama puluhan tahun, dokter dan peneliti melihat bahwa pasien PGK memiliki risiko sangat tinggi terhadap penyakit kardiovaskular dan gagal jantung. Sebelumnya, penyebab biologisnya masih kurang dipahami—apakah hubungan ini hanya karena faktor risiko bersama seperti hipertensi dan diabetes, atau ada mekanisme yang lebih spesifik? Studi terbaru kini telah mengidentifikasi sebuah jalur biologis yang konkret yang menghubungkan langsung penyakit ginjal ke kerusakan jantung.
Temuan ini dianggap penting karena lebih dari setengah pasien dengan PGK pada akhirnya tutup usia bukan karena komplikasi ginjal saja, tetapi bisa akibat komplikasi jantung. Memahami hubungan ini berarti para ahli bisa memikirkan strategi diagnosis dan pencegahan yang lebih tajam di masa depan.
