Sirosis hati merupakan pembentukan jaringan parut permanen pada hati, ketika jaringan sehat digantikan oleh jaringan parut.
Sirosis terjadi selama bertahun-tahun dan disebabkan oleh efek kumulatif dari kerusakan hati kronis. Hati mencoba memperbaiki dirinya sendiri sebagai respons terhadap kerusakan dengan mengembangkan fibrosis (jaringan parut), tetapi ini tidak berfungsi sebagai jaringan hati yang sehat.
Tahap awal sirosis dikenal sebagai sirosis terkompensasi, karena hati masih dapat berfungsi meskipun ada jaringan parut. Tahap selanjutnya dikenal sebagai sirosis dekompensasi, karena hati tidak lagi dapat berfungsi secara efektif karena peningkatan jaringan parut.
Pada tahap sirosis dekompensasi, gejala akan terlihat dan hati akan mulai gagal berfungsi.
Ada berbagai penyebab sirosis hati yang berkembang perlahan selama bertahun-tahun, mulai dari kebiasaan konsumsi alkohol berlebihan, infeksi virus seperti hepatitis, hingga penumpukan lemak di hati. Memahami apa saja faktor pemicunya penting agar kamu bisa lebih waspada dan melakukan pencegahan sejak dini.
