Satu kali kejang memang berisiko menyebabkan cedera saat kejadian berlangsung, tetapi biasanya tidak berdampak panjang pada kehidupan sehari-hari. Sebaliknya, epilepsi membutuhkan perhatian lebih. Penderitanya mungkin harus:
Tidak mengemudi sampai dinyatakan bebas kejang dalam periode tertentu.
Menghindari berenang sendirian.
Mengatur gaya hidup agar terhindar dari pemicu.
Selain risiko fisik, epilepsi juga bisa menimbulkan dampak psikologis seperti kecemasan karena kekambuhan yang tidak terduga.
Mengetahui perbedaan epilepsi dan kejang biasa sangat penting karena penanganannya berbeda. Kejang tunggal cukup ditangani dengan mengatasi penyebabnya. Sementara itu, epilepsi butuh terapi jangka panjang untuk mencegah kekambuhan. Makin cepat dikenali dan ditangani dengan tepat, makin baik pula kualitas hidup penderitanya.
Referensi
Baptist Health. Diakses pada Februari 2026. "Epilepsy vs Seizure: What are The Differences?"
Baton Rouge Clinic. Diakses pada Februari 2026. "What Is the Difference Between Epilepsy and Seizures?"
UPMC HealthBeat. Diakses pada Februari 2026. "Evaluation and Management of Seizures and Epilepsy: Q&A With Dr. Fong-Isariyawongse."
Citizen Specialty Hospital. Diakses pada Februari 2026. "Difference Between Convulsions, Seizures and Epilepsy."
Medical News Today. Diakses pada Februari 2026. "What to Know about Seizures vs. Epilepsy."