ilustrasi tenaga kesehatan (pexels.com/rdne)
Tenaga kesehatan berada di garis terdepan dalam layanan medis dan sering berinteraksi dengan pasien yang terinfeksi influenza atau yang rentan terhadap penyakit ini.
Divaksinasi tidak hanya melindungi tenaga kesehatan dari sakit, tetapi juga mengurangi risiko penularan ke pasien berisiko tinggi, seperti lansia dan individu imunokompromi.
Demikian pula, anggota keluarga atau pengasuh yang tinggal bersama kelompok rentan memainkan peran penting dalam “rantai perlindungan” dengan mengurangi kemungkinan membawa virus masuk ke lingkungan rumah tangga.
Vaksin flu tahunan adalah salah satu alat kesehatan masyarakat yang paling berdampak untuk mengurangi infeksi, rawat inap, dan kematian akibat influenza setiap musim. Dengan virus yang terus berevolusi, imunisasi setiap tahun memberi tubuh kesempatan terbaik untuk menghasilkan antibodi yang relevan terhadap strain yang diperkirakan akan beredar.
Sementara semua orang berusia 6 bulan ke atas direkomendasikan untuk divaksinasi, kelompok berisiko tinggi (anak kecil, lansia, ibu hamil, pasien penyakit kronis, tenaga kesehatan, dan kontak dekat kelompok rentan) memiliki alasan kuat untuk menjadikan vaksin flu tahunan sebagai prioritas. Melalui strategi vaksinasi yang konsisten dan luas, kita bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga membantu mengurangi beban influenza di masyarakat secara keseluruhan.
Referensi
“Who Needs a Flu Vaccine | Influenza (Flu)” CDC. Diakses Januari 2026.
“Talking About Influenza Vaccine Recommendation.” CDC. Diakses Januari 2026.
Lisa A. Grohskopf et al., “Prevention and Control of Seasonal Influenza With Vaccines: Recommendations of the Advisory Committee on Immunization Practices — United States, 2025–26 Influenza Season,” MMWR Morbidity and Mortality Weekly Report 74, no. 32 (August 28, 2025): 500–507, https://doi.org/10.15585/mmwr.mm7432a2.
“Seasonal Flu Vaccine Basics.” CDC. Diakses Januari 2026.
“How Can I Avoid Getting the Flu?” World Health Organization. Diakses Januari 2026.