Setelah cek kesehatan, kamu baru diberi tahu oleh dokter bahwa kadar kolesterol kamu tinggi. Biasanya, dokter tidak selalu langsung meresepkan obat untuk kolesterol tinggi. Penanganan awal biasanya berfokus pada perubahan gaya hidup, seperti dari pola makan, rutin berolahraga, dan penurunan berat badan jika kelebihan berat badan.
Obat dapat dianjurkan jika perubahan gaya hidup tidak cukup efektif, atau pada individu dengan kadar low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat yang sangat tinggi maupun faktor risiko lain terhadap penyakit jantung.
Dalam hal pola makan untuk menurunkan kolesterol, perubahan yang dibutuhkan meliputi menambah serat, mengurangi lemak jenuh, dan membatasi gula tambahan. Namun, ada satu minuman sederhana yang kerap luput dari perhatian, yaitu teh.
Teh mengandung antioksidan yang dapat memberikan manfaat kesehatan, mulai dari membantu mencegah kanker hingga menurunkan kolesterol. Karena itu, secangkir teh bisa menjadi tambahan kecil namun berarti dalam pola makan sehari-hari.
