ilustrasi hepatitis B (IDN Times/NRF)
Pada fase awal, hepatitis B maupun C bisa tidak bergejala.
Jika kamu tertusuk jarum bekas atau tidak steril, segera cuci luka dengan sabun dan air, kemudian segera datangi fasilitas kesehatan terdekat. Jika kejadian berlangsung di tempat kerja, paparan perlu segera dilaporkan sesuai prosedur.
Jika sumber darah diketahui, pemeriksaan sumber dapat membantu menentukan tindak lanjut. Untuk hepatitis C, sumber sebaiknya diperiksa sesegera mungkin, idealnya dalam 48 jam. Apabila sumber tidak bisa diperiksa, misalnya tertusuk jarum yang ditemukan di tempat sampah, tindak lanjut HCV tetap direkomendasikan berdasarkan risiko paparan.
Tidak ada profilaksis setelah paparan yang direkomendasikan untuk hepatitis C. Diperkirakan risiko penularan HCV dari paparan perkutan terhadap darah yang terinfeksi sekitar 0,2 persen, sehingga pendekatannya adalah pemeriksaan dan pengobatan segera apabila infeksi terdeteksi.
Kesimpulannya, tes hepatitis yang negatif segera setelah tertusuk jarum belum berarti kamu bebas infeksi.
HCV RNA dapat mulai terdeteksi sekitar 1–2 minggu, sedangkan antibodi HCV biasanya membutuhkan 8–11 minggu. Untuk hepatitis B, HBsAg dapat muncul mulai 1–2 minggu hingga sekitar 11–12 minggu setelah paparan.
Karena ada masa jendela dan hepatitis B memiliki tindakan pencegahan setelah paparan, jangan menunggu sampai waktunya tes ulang untuk mencari pertolongan medis.
Referensi
Azzedine Assal et al., “Sensitivity of Two Hepatitis B Virus, Hepatitis C Virus (HCV), and Human Immunodeficiency Virus (HIV) Nucleic Acid Test Systems Relative to Hepatitis B Surface Antigen, Anti-HCV, Anti-HIV, and p24/Anti-HIV Combination Assays in Seroconversion Panels,” Transfusion 49, no. 2 (2009): 301–10, https://doi.org/10.1111/j.1537-2995.2008.01966.x.
Anne C. Moorman et al., “Testing and Clinical Management of Health Care Personnel Potentially Exposed to Hepatitis C Virus—CDC Guidance, United States, 2020,” MMWR Recommendations and Reports 69, no. 6 (2020): 1–8, https://www.cdc.gov/mmwr/volumes/69/rr/rr6906a1.htm.
Centers for Disease Control and Prevention, “Clinical Screening and Diagnosis for Hepatitis C,” diakses Agustus 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Guidelines for Health Care Personnel Exposed to Hepatitis C Virus,” diakses Agustus 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Chapter 10: Hepatitis B,” Epidemiology and Prevention of Vaccine-Preventable Diseases (Pink Book), diakses Agustus 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Responding to HBV Exposures in Health Care Settings,” diakses Agustus 2026.