ilustrasi jantung (pexels.com/Puwadon Sang-ngern)
Salah satu masalah paling signifikan yang terkait dengan olahraga berlebihan adalah peningkatan risiko aritmia.
Fibrilasi atrium, yang ditandai dengan detak jantung yang tidak teratur, telah dikaitkan dengan latihan ketahanan jangka panjang. Prevalensi fibrilasi atrium di antara atlet ketahanan veteran bisa mencapai lima kali lebih tinggi daripada populasi umum.
Faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko tersebut meliputi peningkatan tonus vagal, peradangan akibat stres berulang, dan perubahan struktural seperti dilatasi atrium dan fibrosis.
Selain itu, individu dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya, seperti kardiomiopati hipertrofik atau penyakit arteri koroner mungkin menghadapi risiko yang lebih besar selama aktivitas fisik yang ekstrem. Dalam kasus ini, olahraga yang intens dapat memicu aritmia yang mengancam jiwa atau kejadian jantung mendadak.