TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

6 Fakta Posisi Spooning, Rahasia Pendongkrak Keintiman

Bisa dipakai sebagai foreplay atau afterplay, nih!

ilustrasi posisi seks (pexels.com/Ksenia Chernaya)

Ada banyak sekali posisi tidur yang bisa membantu merekatkan kedekatan pasangan. Posisi spooning termasuk favorit karena memiliki banyak manfaat dari segi kesehatan, baik fisik maupun mental.

Namun, apakah kamu tahu apa maksud dari posisi spooning? Bagaimana cara melakukan posisi spooning? Apa saja keunggulannya? Kita akan cari tahu semuanya lewat artikel berikut. Simak sampai selesai, ya!

1. Pengertian posisi spooning

ilustrasi posisi spooning (pexels,com/Pavel Danilyu)

Spooning adalah posisi cuddling yang dilakukan saat dua orang berbaring menghadap ke arah yang sama—satu orang memeluk dari belakang dan pasangan memunggunginya.

Dilansir Good to Know, dinamakan spooning (menyendok) karena terlihat mirip dengan dua sendok yang ditumpuk bersama. Orang yang dipeluk dari belakang disebut "sendok kecil", sedangkan yang memeluk disebut dengan "sendok besar". Biasanya orang yang lebih tinggi akan menjadi sendok besar dan yang lebih pendek menjadi sendok kecil.

Posisi spooning sering dilakukan oleh pasangan, tetapi ini juga bisa dipraktikkan oleh orang tua dan anak-anak. Karena bagaimanapun, posisi tersebut memberikan rasa nyaman dan aman. 

2. Manfaat posisi spooning

ilustrasi posisi spooning (pexels.com/cottonbro)
  • Mendorong pelepasan hormon: Hormon oksitosin dilepaskan saat berpelukan, yang mana itu bisa meredakan rasa sakit dan mengurangi stres. Sementara itu, hormon dopamin memberi perasaan senang dan penghargaan. Hormon serotonin dapat membantu mengatur suasana hati dan nafsu makan. 
  • Membantu tidur lebih baik: Pelepasan hormon-hormon yang baik bisa membantu meningkatkan kualitas tidur. Melakukan posisi spooning sebelum tidur dapat memberikan persiapan dan pemeliharaan tidur. Ini bisa membantu orang dengan kondisi seperti sleep apnea.
  • Memberi efek relaksasi: Makin sering berpelukan, makin tinggi hormon oksitosin dihasilkan. Itu bisa menstimulasi penurunan tekanan darah, sehingga memberi efek ketenangan. Bahkan, untuk alasan yang sama posisi spooning juga bisa meredam kecemasan yang bermanfaat untuk melawan insomnia. 
  • Meningkatkan keintiman: Kontak fisik seperti spooning dapat meningkatkan koneksi pasangan dan memberikan rasa kebersamaan yang aman. Penelitian dalam jurnal Archives of Sexual Behavior tahun 2013 menunjukkan bahwa berpelukan adalah ekspresi utama dari keintiman. Dengan melakukan spooning, itu memungkinkan pasangan merasa diperhatikan, diinginkan, dan didukung yang pada akhirnya membantu membangun kepercayaan dalam hubungan.

Baca Juga: 5 Afterplay yang Bisa Dilakukan agar Hubunganmu Semakin Intim

3. Posisi spooning dan seks

ilustrasi pasangan berpose intim (pexels.com/Yan Krukov)

Bagi sebagian orang, melakukan spooning bisa jadi bagian awal dari hubungan seksual. Menggunakan posisi spooning sebagai foreplay bisa meningkatkan gairah seksual pasangan. Bahkan, banyak orang yang menggunakan spooning sebagai posisi bercinta.

Seks penetrasi mungkin memerlukan sedikit penyesuaian tubuh, terutama kalau kalian memiliki tinggi badan yang jauh berbeda. Posisi spooning juga bisa jadi alternatif saat kamu tidak punya banyak energi tetapi menginginkan quickie sex.

Tidak hanya itu, spooning juga bisa jadi opsi bagi pasangan yang mengalami masalah terkoneksi secara emosional setelah hubungan seksual. Spooning sebagai afterplay sangat penting untuk kepusan seksual dan bisa membuat pasangan merasa dekat setelah bercinta.

Namun, apakah posisi spooning hanya untuk hal seksual? Tentu tidak. Sebagian orang suka tidur dengan posisi ini dan tidak mengaitkannya dengan seks. Spooning bisa jadi cara lain untuk berpelukan dan menunjukkan kasih sayang.

4. Variasi posisi spooning

ilustrasi spooning (IDN Times/Arief Rahmat)

Berpelukan atau spooning bisa memiliki banyak jenis dan posisi. Preferensi dalam melakukannya dapat bervariasi, tergantung tingkat kenyamanan, kebutuhan akan keintiman, dan apakah sedang berada di tempat tidur, sofa, atau tempat lain. Berikut macam-macam posisi spooning mengutip laman Nectar Sleep:

  • The classic spoon: Dinamai "sendok klasik" karena ini adalah versi paling dasar dari spooning. Dalam posisi ini pasangan harus memutuskan siapa yang menjadi 'sendok kecil' dan 'sendok besar'. Kedua orang berbaring miring, dengan 'sendok kecil' terlindungi di bagian dalam, dan 'sendok besar' memeluk lebih erat dari luar. Bagian belakang 'sendok kecil' didekap dengan dada atau perut 'sendok besar'. Kemudian untuk kaki bisa dalam posisi yang diinginkan pasangan. 
  • The Ball and Spoon: Ini juga termasuk posisi populer di mana kedua orang berbaring menyamping, dengan "sendok kecil" diatur posisinya seperti janin, sedangkan perut atau dada "sendok besar" ada di samping punggung "sendok kecil". Sementara itu, kaki bagian bawah "sendok besar" direntangkan untuk memberikan ruang lebih banyak.
  • The upside down Y: Posisi Y terbalik untuk spooning adalah cara terbaik bagi pasangan untuk menikmati kontak fisik sambil tetap memiliki kebebasan bergerak. Dalam posisi ini punggung bawah "sendok kecil" dan "sendok besar"; bersentuhan, dengan saling membelakangi satu sama lain.
  • Small spoon cuddling: Ini adalah posisi khusus saat pasangan akan mengubah peran. Perempuan yang sering dianggap sebagai "sendok kecil" akan menjadi "sendok besar", sehingga perempuan akan memeluk pria dan pria bisa merasakan bagaimana menerima dekapan. Para pria menyukai posisi ini karena ini terasa seperti diasuh.

5. Cara mencoba posisi spooning

ilustrasi posisi spooning (pexels.com/Pavel Danilyu)

Cara terbaik untuk memulai spooning adalah berbaring miring dan peluk pasanganmu dengan erat, sembari letakkan tangan di pinggangnya. Kalau kamu yang di posisi "sendok kecil", pasangan kamu yang akan memelukmu.

Kamu dan pasangan akan menghadap arah yang sama, dengan begitu kalian tidak dapat melihat wajah satu sama lain. Namun, posisi spooning memungkinkan kamu dan pasangan untuk saling berdekatan. 

Sementara untuk laki-laki, kamu bisa melakukan apa pun yang terasa nyaman. Biasanya "sendok kecil" mengangkat kakinya dan membiarkan "sendok besar" masuk dari belakang.

Namun, sama seperti posisi seks secara umum, lebih mudah mencoba dengan yang terasa enak untuk kamu. Tidak perlu mengikuti instruksi secara persis. Silakan coba dan cari tahu apa yang terbaik untuk kamu dan pasangan.

Baca Juga: 6 Variasi Seks Posisi Spooning dan Tips Melakukannya agar Makin Panas

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya