5 Film Terlaris Karya Sutradara Tunggal Perempuan, Barbie Melejit!

Tidak mudah bagi sutradara tunggal perempuan untuk merilis film laris manis di pasaran. Beberapa sutradara perempuan harus bekerja sama dengan sutradara lainnya untuk bisa merajai box office. Namun, beberapa sutradara tunggal perempuan mampu menjadi pengecualian.
KesuksesanĀ Barbie (2023) baru-baru ini menambah daftar sutradara perempuan yang mampu melejitkan karyanya. Kondisi ini menjadi inspirasi perempuan lainnya untuk memperoleh kesuksesan serupa. Lima karya ini jelas sudah familier di kalangan penonton.
1. Barbie (2023) - Greta Gerwig

cuplikan film Barbie (dok. Warner Bros. Pictures/Barbie) Setelah memukau lewat karya yang rilis jalur independen, Greta Gerwig mendapatkan tantangan komersil pertamanya. Gerwig diyakini bisa menghidupkan cerita boneka populer rilisan Mattel, Barbie. Demi mewujudkan misinya, Barbie didukung jajaran aktor kenamaan, seperti Margot Robbie, Ryan Gosling, dan Simu Liu.
Hasilnya,Ā Barbie kini sudah meraup pendapatan sebesar 835 juta dolar AS (sekitar Rp12,6 triliun) dari seluruh dunia. Jumlah tersebut masih bisa bertambah mengingatĀ Barbie belum turun layar. Menariknya, Gerwig tidak kehilangan sentuhan independen dengan tetap menyuntikkan semangat feminisme dalam film komersil seperti ini.
2. Wonder Woman (2017) - Patty Jenkins

cuplikan film Wonder Woman (dok. Warner Bros. Pictures/Wonder Woman) Patty Jenkins sukses membuktikan bahwaĀ superhero perempuan juga bisa sukses di pasaran.Ā Wonder Woman yang rilis pada 2017 meraih pendapatan sebesar 822 juta dolar AS (sekitar Rp12,4 triliun). Hingga saat ini, belum ada film superhero wanita lain yang menyaingi pendapatan dari karya Jenkins.
Jenkins menceritakan asal mula Princess Diana menjadi Wonder Woman dengan meyakinkan. Didukung penampilan solid Gal Gadot dan Chris Pine, Wonder Woman ditugaskan menghentikan serangan Ares yang ikut datang ke bumi. Cerita perempuan tangguh dengan tetap mempertahankan rasa kemanusiaan membuat film ini disukai.
3. Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel (2009) - Betty Thomas

cuplikan film Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel (dok. 20th Century Studios/Alvin and the Chipmunks/The Squeakquel) Dari ranah animasi, sutradara perempuan membuktikan mampu untuk unjuk gigi. Betty Thomas membuktikannya lewatĀ Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel. Pendapatan film ini mencapai 443 juta dolar AS (sekitar Rp6,7 triliun).
Betty masih menampilkan kisah trio tupai menggemaskan yang bisa bernyanyi dalam film ini. Kali ini, ketiga tupai yang terdiri dari Alvin, Simon, dan Theodore harus menyelamatkan program musik di sekolah agar tidak dihilangkan. Untuk memenangkannya, mereka harus menang dalam perlombaan band.
4. Twilight - Catherine Hardwicke

cuplikan film Twilight (dok. Summit Entertainment/Twilight) Buku karya Stephanie Meyer tentang vampir yang jatuh cinta dengan manusia biasa sudah laris di pasaran sebelum difilmkan. Tidak heran jika ekspektasi untuk adaptasi filmnya tergolong tinggi. Catherine Hardwicke menjawab tantangan tersebut dengan mendatangkan pendapatan hingga 408 juta dolar AS (sekitar Rp6,1 triliun).
Kunci kesuksesan filmĀ Twilight yang pertama terletak pada pemilihan aktornya. Keputusan Hardwicke memilih Robert Pattinson dan Kristen Stewart mampu memuaskan pembaca buku. Apalagi, dua aktor tersebut juga menjalinĀ chemistry yang solid sebagai Edward dan Bella.
5. Pitch Perfect 2 - Elizabeth Banks

cuplikan film Pitch Perfect 2 (dok. Universal Pictures/Pitch Perfect 2) Elizabeth Banks menelurkan karya yang spesial lewatĀ Pitch Perfect 2. Dengan karakter mayoritas perempuan, film ini berhasil menaklukkan pasaran. PendapatanĀ Pitch Perfect 2 dari seluruh dunia mencapai 287 juta dolar AS (sekitar Rp4,3 triliun).
Dalam sekuelĀ Pitch PerfectĀ ini, Elizabeth Banks kembali harus menentukan nasib Barden Bellas. Penampilan mereka sebelumnya mengundang kontroversi. Kali ini, mereka harus meraih gelar juara dunia untuk mengembalikan reputasi.
Film tentang perjuangan sekelompok perempuan ini memang menyentuh hati banyak orang, sehingga Pitch Perfect 2Ā bisa laris manis.
Kelima nama ini membuktikan bahwa Hollywood perlu menyediakan lebih banyak ruang untuk sutradara perempuan. Karya-karya mereka sudah terbukti mendatangkan untung yang signifikan.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















