Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Film tentang Pencarian Keadilan Berdasar Kasus Nyata

6 Film tentang Pencarian Keadilan Berdasar Kasus Nyata
Black Box Diaries (dok. Melbourne International Film Festival/Black Box Diaries)

Mencari keadilan bukan perkara mudah, apalagi bila pihak pelaku punya jejaring dan posisi kuat. Belum lagi ketika kita dihadapkan pada sistem yang bobrok dan memang memihak kelompok tertentu, biasanya elite dan mayoritas. Namun, kisah-kisah perlawanan sipil dan pencarian keadilan ternyata beberapa kali terjadi. 

Tentu tak semua menemukan titik terang, tetapi perjalanan itu jadi inspirasi untuk tak menyerah sebelum melawan dan berusaha. Berikut beberapa dokumentasi kisah pencarian keadilan yang difilmkan. Semua berdasar kasus nyata. 

1. Collective (2019)

Collective (dok. MUBI/Collective)
Collective (dok. MUBI/Collective)

Collective adalah dokumentasi perjuangan sejumlah elemen masyarakat menuntut pengusutan kasus kematian korban kebakaran di sebuah konser band metal di Rumania pada 2015. Awalnya, banyak yang beranggapan kalau ini tidak ada hubungannya dengan pemerintah dan murni kelalaian penyelenggara sampai sebuah fakta mencengangkan terbuka lewat sebuah investigasi mandiri. 

Para penyintas, keluarga korban, dan jurnalis menemukan kalau kebanyakan korban tewas meregang nyawa di rumah sakit pemerintah bukan karena luka bakar serius. Melainkan disebabkan infeksi luka akibat disinfektan yang dioplos. Indikasi korupsi dan kelalaian pun menyeruak. Selain melihat dari sisi jurnalis dan warga sipil yang mencoba mencari keadilan, film juga menampakkan dinamika upaya pembahasannya di parlemen. 

2. Black Box Diaries (2024)

Black Box Diaries (dok. MTV Documentary Films/Black Box Diaries)
Black Box Diaries (dok. MTV Documentary Films/Black Box Diaries)

Black Box Diaries adalah kisah nyata yang didokumentasikan dalam bentuk film dokumenter. Ia berkutat pada jurnalis perempuan Shiori Itō yang melaporkan seorang wartawan senior atas kasus pemerkosaan atas dirinya. Bukti-bukti kuat sudah dikumpulkan Ito, termasuk detik-detik ketika si pelaku membawanya ke kamar hotel dalam keadaan tak sadar.

Namun, laporannya justru jadi senjata makan tuan. Investigasi kasusnya dihentikan secara sepihak oleh polisi dan Ito jadi korban perundungan siber oleh kelompok misoginis. Ia dituduh hanya mencari perhatian, bahkan punya tujuan politik tertentu. Ini perjuangan Ito mencari keadilan di tengah ujaran kebencian dan ancaman yang menerpanya. 

3. Just Mercy (2019)

Just Mercy (dok. Warner Bros/Just Mercy)
Just Mercy (dok. Warner Bros/Just Mercy)

Bukan dokumenter, Just Mercy adalah film fitur yang mengambil inspirasi dari sebuah kisah pencarian keadilan nyata. Ini soal Walter McMillian (Jamie Foxx), pria kulit hitam yang divonis hukuman mati setelah terbukti melakukan pembunuhan. Namun, menurut seorang pengacara bernama Bryan Stevenson (Michael B. Jordan) yang bekerja untuk NGO, kasus MacMillian cukup aneh. 

Bersama si napi, ia mencoba mengusut tuntas kasusnya dan menemukan berbagai keganjilan dalam proses peradilan McMillian. Kasus ini jadi satu dari sekian banyak warga kulit hitam yang jadi korban salah tangkap hanya karena berada di waktu dan tempat yang salah. Kisah Stevenson dan kliennya itu Just Mercy dirilis pertama kali dalam bentuk memoar sebelum diadaptasi dalam format sinema.

4. Beauty and the Dogs (2017)

Beauty and the Dogs (dok. MUBI/Beauty and the Dogs)
Beauty and the Dogs (dok. MUBI/Beauty and the Dogs)

Beauty and the Dogs gak kalah provokatif. Dengan teknik one shot, kamu akan diajak mengikuti semalam dalam hidup Mariam (Mariam Chaouch), mahasiswi yang diperkosa tiga polisi saat ia tertangkap sedang berduaan dengan teman kencan prianya. Bersama teman prianya, Mariam berusaha mencari pertolongan ke rumah sakit untuk visum.

Namun, mereka malah diarahkan ke pos polisi terdekat untuk membuat laporan terlebih dahulu. Terang saja, mereka justru diintimidasi dan diminta untuk tidak melanjutkan kasus ini. Kisah Mariam terinspirasi dari sebuah kasus nyata di Tunisia pada 2012. 

5. By the Grace of God (2018)

By the Grace of God (dok. Unifrance/By the Grace of God)
By the Grace of God (dok. Unifrance/By the Grace of God)

Aktor kawakan Prancis, Melvil Poupaud didapuk jadi Alexandre Guerin, tokoh fiktif yang diciptakan sutradara François Ozon untuk mengungkap kasus pelecehan seksual oleh pemuka agama di Prancis, Bernard Preynat terhadap anak-anak di bawah umur pada 1970-1990-an. Guerin diceritakan sebagai pelopor pelaporan Preynat ke pengadilan dengan cara mengumpulkan testimoni dari sesama korban. 

Film mengikuti perjuangan Guerin menyakinkan korban-korban lain untuk bersedia memberikan kesaksian dan pengalaman mereka untuk memberatkan Preynat. Namun, itu bukan perkara mudah. Banyak korban yang memilih untuk mengubur dalam-dalam pengalaman traumatis itu. 

6. Memories of Murder (2003)

Memories of Murder (dok. Criterion/Memories of Murder)
Memories of Murder (dok. Criterion/Memories of Murder)

Disebut salah satu film terbaik Bong Joon Ho, kritik sosial dalam Memories of Murder gak main-main tajamnya. Terinspirasi kasus pemerkosaan dan pembunuhan berantai di kota Hwaseong, Korsel pada 1980-an, film mengikuti pergulatan dua detektif memburu si pelaku. Mereka berkejaran dengan waktu seiring terus bertambahnya korban.

Sayangnya, upaya mereka diwarnai berbagai ketidakbecusan dan kegagalan kepolisian setempat menerka seberapa mendesaknya kasus ini. Korupsi, pengurangan anggaran, dan pendekatan berorientasi pada hasil justru membuat kasus tak segera terselesaikan. Sebaliknya, semua justru menguntungkan pelaku yang bebas beraksi.

Keadilan memang hal yang sulit untuk diraih di dunia yang diisi manusia rakus dan licik. Kuasa, uang, dan reputasi kerap membuat keadilan dan kebenaran tersisih. Namun, apapun akhir dari perjuangan mencari keadilan tadi, jangan sampai membuat kita menyerah untuk melawan. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Ayu Silawati
EditorDwi Ayu Silawati
Follow Us

Latest in Hype

See More

5 Lagu Hits yang Ternyata Ditulis oleh Bob Dylan, Kamu Tahu?

05 Apr 2026, 12:50 WIBHype