Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Charles Xavier dalam live action X-Men (dok. 20th Century Fox/X-Men | X-Men: First Class/ dok. FX Productions/Legion)
  • Patrick Stewart menjadikan Professor X ikonik lewat waralaba X-Men Fox dan MCU, memerankan sosok mentor bijak; artikel menyebut Avengers: Doomsday sebagai penampilan terakhirnya.

  • James McAvoy memerankan Xavier muda sejak X-Men: First Class, dari mahasiswa percaya diri hingga mentor botak dan lumpuh; Laurence Belcher tampil sebagai Xavier berusia 12 tahun.

  • Harry Lloyd menghadirkan Xavier alternatif di Legion sebagai ayah David Haller, sementara Christopher Abbott diumumkan sebagai Xavier MCU untuk film X-Men yang dijadwalkan rilis 5 Mei 2028.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Charles Xavier alias Professor X merupakan salah satu karakter penting dalam komik Marvel. Ia merupakan pemimpin sekaligus mentor tim superhero X-Men. Ia dikenal berkat kemampuan telepatinya yang hebat. Karakter ini menjadi ikonik setelah sering diadaptasi ke dalam serial dan film, baik live action maupun animasi.

Bicara soal live action, Xavier telah diperankan oleh beberapa aktor dalam serial maupun film live action. Menariknya, setiap versi Xavier memiliki ciri khas unik yang membuat setiap versinya berbeda. Bahkan, dari versi komik. Penasaran siapa saja aktor yang memerankan Xavier dalam live action X-Men? Simak daftarnya berikut ini!

1. Patrick Stewart membuat Professor X menjadi ikonik di layar lebar

Patrick Stewart sebagai Professor X (dok. Marvel Studios/Doctor Strange: in the Multiverse of Madness)

Kalau membahas Charles Xavier, versi Patrick Stewart pasti selalu terlintas di kepala. Debut pada X-Men (2000), ia merupakan pemeran utama Xavier dalam waralaba film X-Men versi 20th Century Fox, dan akhirnya juga tampil di Marvel Cinematic Universe (MCU). Ia memerankan versi tua Xavier yang bijak, rasional, dan filosofis.

Secara penampilan, Stewart juga sangat akurat dengan komik dengan kepala plontos dan setelan rapi. Bahkan, saat debut di MCU dalam film Doctor Strange in the Multiverse of Madness (2022), ia memakai kursi layang seperti pada komik Uncanny X-Men #167 (1982).

Aktor senior ini berhasil menghidupkan Xavier sebagai sosok mentor dan figur ayah untuk para X-Men muda. Sayangnya, Patrick Stewart baru saja meninggal pada usia 86 tahun pada 28 Oktober 2026. Ia meninggal karena penyakit Alzheimer dan Lewy Body Dementia yang dideritanya. Adapun film Avengers: Doomsday yang akan segera dirilis menjadi film terakhirnya sebagai Charles Xavier.

2. James McAvoy perankan Professor X versi lebih muda

James McAvoy perankan versi muda dari Xavier (dok. 20th Century Fox/X-Men: First Class)

Dalam waralaba film X-Men, cerita terbagi menjadi dua lini masa yang berbeda, yakni masa sekarang dan masa lalu. X-Men: First Class (2011) adalah film pertama yang berlatar tahun 60-an. Tak ayal, hampir semua karakter diganti oleh pemeran muda, termasuk aktor Professor X yang digantikan oleh James McAvoy. Ia memerankan versi muda dari Xavier versi Patrick Stewart, tetapi menunjukkan penampilan yang kontras.

James McAvoy memerankan Xavier saat baru beranjak dewasa. Baru lulus kuliah, ia masih punya rambut dan bisa berjalan. Xavier juga baru menemukan potensi luar biasa dari kemampuan telepatinya. Kepribadiannya lebih percaya diri dan berkarisma, tetapi sedikit arogan.

Di beberapa film berikutnya, Xavier versi James McAvoy perlahan bertransformasi menjadi lebih kalem dan bijak, menyerupai versi Patrick Stewart. Akhirnya, di film X-Men: Apocalypse (2016), versi ini sudah mirip dengan versi orisinal dengan kepala botak, mengalami kelumpuhan, memakai setelan rapi, dan mengemban peran sebagai mentor.

3. Laurence Belcher perankan Xavier saat 12 tahun

Laurence Belcher sebagai Charles Xavier versi anak-anak (dok. 20th Century Fox/X-Men: First Class)

Laurence Belcher adalah aktor ketiga yang berkesempatan memerankan Xavier di waralaba film X-Men. Adapun, ia memerankan Charles Xavier saat sang mutan Omega berusia 12 tahun di film X-Men: First Class. Menariknya, ia mendapatkan peran tersebut setelah Charlie Rowe memilih mundur dari peran tersebut.

Ia menghidupkan versi anak-anak dari Xavier sebagai anak yang kalem dan baik hati, tetapi sering merasa kesepian karena merasa berbeda. Ia muncul di pembuka film X-Men: First Class saat menggunakan kekuatannya untuk menangkap basah Mystique (Morgan Lily) yang menyamar sebagai ibunya untuk mencuri makanan. Bukannya mengusir, Xavier malah mempersilakan dia makan kapan saja. Ini menjadi momen krusial yang membuat Mystique sangat loyal.

4. Harry Lloyd perankan versi alternatif dari Xavier di serial Legion

Harry Lloyd perankan Xavier versi alternatif (dok. FX Productions/Legion)

Serial Legion (2019) merupakan adaptasi komik Marvel yang mengambil latar semesta alternatif. Semestanya berbeda dari MCU dan X-Men. Dalam serial ini, Professor X muncul, lho. Ia diperankan oleh Harry Lloyd. Xavier merupakan ayah dari karakter utama Legion, David Haller (Dan Stevens), yang mewarisi kekuatan mutan sang ayah.

Xavier versi Harry Lloyd ini menggambarkan versi alternatif dari Xavier pada era 70-an. Ia berpenampilan tajam dengan setelan rapi dan rambut klimis. Versi ini tidak mengalami kelumpuhan atau kebotakan seperti versi orisinal. Secara kepribadian, Harry Lloyd menggambarkan Xavier sebagai laki-laki eksentrik, introspektif, dan idealistis. Namun, selalu ia dihantui oleh kemungkinan buruk dari alam astral. Ia digambarkan sebagai ayah yang rela menjauh dari kehidupan anaknya demi melindunginya dari ancaman astral.

5. Christopher Abbott akan perankan Xavier versi MCU

Christopher Abbott dalam perannya sebagai James White (dok. BorderLine Films/James White)

Setelah resmi bergabung dengan MCU, hanya tinggal menunggu waktu saja bagi Marvel Studios untuk membuat film X-Men versi mereka sendiri. Benar saja, mereka akhirnya mengumumkan pemeran untuk proyek X-Men terbaru MCU pada acara D23 2026 pada 14 Agustus 2026 lalu. Sudah ada tujuh aktor dan aktris yang diperkenalkan dalam acara tersebut. Salah satunya adalah Christopher Abbott sebagai Charles Xavier.

Christopher Abbott dikenal karena perannya sebagai Kapten John Yossarian dalam serial Catch-22 (2019) dan James White dalam film James White (2015). Dalam kedua film tersebut, ia diperlihatkan mampu memerankan sosok pemimpin yang terbebani oleh tanggung jawab. Ini membuat perannya sebagai Xavier akan lebih dramatis dan emosional. Dari penampilan, Christopher Abbott memiliki bentuk wajah, usia, dan postur yang pas untuk memerankan Xavier.

Keempat aktor telah menunjukkan versi Xavier mereka yang unik, berbeda satu sama lain. Nah, apakah Christopher Abbott dapat memberikan sesuatu yang berbeda? Nantikan debutnya sebagai Charles Xavier di film X-Men yang akan rilis pada 5 Mei 2028 mendatang, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article